Kuala Kapuas, tipikorinvestigasinews.id – Pemdes Talekung Punei Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah pada saat ini sedang berpacu mamajukan pembangunan desanya.
Hal ini diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur baru melewati padat karya tunai 16 Juli 2025 dengan membangun beberapa pasilitas pisik seperti seperti 2 (dua) unit sumur bor yang tersebar di Rt 04 dan RT 05 yang hampir rampung.
Selain itu ada juga pembangunan satu buah gedung serba guna yang mulai dibangun sejak tahun 2023 sampai sekarang dengan panjang 25 meter dan lebarnya 25 meter dengan luas bangunan 625 meter.
Menurut kepala desa telekung punei H Murjani melalui sekretaris Desanya Aritoni mengatakan kepada awak media 16/07/25.
Dia memaparkan bahwa untuk Dana Desa tahap 1 (satu) tahun anggaran 2025 ini ada beberapa paket pekerjaan yang sedang dikerjakan yaitu untuk pembuatan 2 ( dua ) unit sumur bor yang tersebar di RT.04 dan RT.05 yang baru saja rampung dikerjakan.
Selain itu ada juga pembangunan gedung serba guna yang juga terletak di Rt.04 dan bangunan gedung serba guna itu sudah dianggarkan dari tahun 2023 dibangun bertahap dan masih dikerjakan sampai sekarang dengan menggunakan tenaga kerja dari warga masyarakat setempat kurang lebih 7 ( tujuh ) orang yang rencananya akan selesai tahun ini.
Adapun tujuan dari pelaksanaan pembangunan dua titik sumur bor dan satu buah gedung serba guna adalah untuk memenuhi usulan warga pada waktu musdes tahun anggaran 2023/2024 yang lalu dan bisa kami realisasi di tahun ini.
Dan kami berharap dengan dibangunnya beberapa fasilitas seperti sumur bor dan gedung serba guna ini, nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas dan signifikan.
Kami atas nama Pemdes Talekung Punei mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang memberi dukungan baik materil maupun spirituil sehingga dana desa bisa tersalurkan dan terealisasi dengan baik untuk memajukan pembangunan desa sesuai dengan visi dan misi Bupati Kapuas menuju kapuas bersinar tutur Aritoni yang akrab dipanggil Anton.
Penulis : Moh. Sariansyah







____________________________________________
