KOTAWARINGIN BARAT, tipikorinvestigasinews.id, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Muhammad Isro Wahyudin menyoroti adanya keterlambatan distribusi obat-obatan ke sejumlah Puskesmas di wilayah setempat.
Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada terganggunya pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kamis (24/07/2025)
Komisi A DPRD Kobar menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait keterlambatan dan kekosongan stok obat di beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Hal ini menjadi perhatian serius mengingat obat merupakan komponen vital dalam layanan kesehatan dasar.
“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan obat-obatan di Puskesmas.
Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena keterlambatan distribusi ini. Layanan kesehatan yang memadai adalah hak setiap warga,” tegasnya.
DPRD Kobar mendesak Dinas Kesehatan untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pihak legislatif juga mengingatkan agar rantai pasok logistik kesehatan dikelola secara profesional dan tepat waktu, demi menjamin kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Komisi A berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini, termasuk melalui rapat kerja dan koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan berjalan efektif dan cepat.
Agm







____________________________________________
