Serdang Bedagai, http://tipikorinvestigasinews.id- Warga di sekitar kawasan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mengeluhkan pekatnya debu yang ditimbulkan dari proyek pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang tengah berlangsung.
Aktivitas konstruksi yang telah berjalan selama beberapa pekan terakhir dinilai mulai mengganggu kesehatan masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi warga di sepanjang jalur proyek.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Jumat (3/7/2026), debu tebal kerap beterbangan setiap kali kendaraan pribadi maupun truk pengangkut material proyek melintas.
Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca panas serta minimnya penyiraman air pada badan jalan yang belum dilapisi aspal maupun beton.
Salah seorang warga, Nandar (34), mengaku kondisi tersebut sudah sangat meresahkan. Menurutnya, rumah-rumah warga yang berada di tepi jalan kini harus selalu ditutup rapat untuk menghindari masuknya debu.
“Setiap hari kami menghirup debu ini. Lantai dan perabotan baru dibersihkan sebentar sudah kotor lagi. Anak-anak juga mulai ada yang batuk-batuk dan mengalami sesak napas,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pedagang makanan di sekitar lokasi proyek.
Mereka mengaku mengalami penurunan omzet karena konsumen enggan singgah akibat kondisi lingkungan yang dinilai kotor dan kurang higienis.
Selain berdampak pada kesehatan dan perekonomian warga, debu yang menutupi badan jalan juga mengurangi jarak pandang pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.
Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.
Warga berharap pihak kontraktor pelaksana proyek bersama instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Salah satu tuntutan warga adalah melakukan penyiraman air secara rutin dan berkala, minimal tiga kali sehari, terutama pada jam-jam padat aktivitas.
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, saat dikonfirmasi pada Jumat (3/7/2026), menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana proyek,
“Saya sudah koordinasi. Kita tunggu realisasinya,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, warga berencana menyampaikan surat pengaduan resmi kepada pemerintah desa dan dinas terkait yang mengawasi proyek tersebut. Mereka berharap langkah cepat dapat segera dilakukan guna menjaga kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat di wilayah Tanjung Beringin.
(iskandar sirait
Tags:
#Tanjung Beringin #Serdang Bedagai #Peningkatan Jalan #Proyek Jalan #Debu Proyek #Keluhan Warga #UMKM #Lingkungan #Infrastruktur #







____________________________________________
