Jakarta Timur – tipikorinvestigasinews.id -Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, warga RW 08 Kelurahan Pulogebang, Jakarta Timur, menggelar Pawai Long March Budaya yang diikuti oleh seluruh RT. Acara ini berlangsung meriah dan penuh kreativitas, menghadirkan beragam penampilan unik yang sarat dengan pesan moral dan kritik sosial.18/08/25
Setiap RT menampilkan karakter berbeda, mulai dari ibu-ibu (mak-mak) yang mengenakan seragam SD hingga penampilan satir warga yang memerankan karakter “tikus koruptor” yang digambarkan bebas berkeliaran. Tak kalah menarik, sejumlah warga juga tampil sebagai hantu legendaris Nusantara, seperti pocong, tuyul, dan karakter mistis lainnya, yang “bergentayangan” di siang hari.
Kehadiran karakter-karakter ini seolah menjadi simbol kritik tajam masyarakat terhadap situasi dan kondisi saat ini. Penampilan “hantu bergentayangan” dianggap sebagai representasi keresahan warga terhadap maraknya kebebasan yang dianggap sudah di luar nalar, serta kegelisahan publik terhadap lemahnya peran pemerintah dalam menjaga keadilan dan ketertiban.
Melalui pawai budaya ini, masyarakat RW 08 tidak hanya menyalurkan semangat kemerdekaan, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam agar pemerintah kembali kepada fitrahnya sebagai pengemban amanah rakyat atau disebut khilafah. Semoga kritik simbolis ini menjadi refleksi bersama demi Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.
—
Media Online Nasional
Tipikor Investigasi News
Jurnalis
Khabib Novel







____________________________________________
