MANADO,SULUT,tipikorinvestigasinews.id–Aksi demo damai yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia–Aliansi Gerakan Nasional (KSPSI-AGN) berlangsung tertib di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (02/09/2025). Aksi ini dipimpin langsung Ketua KSPSI-AGN Sulut, Tommy Sampelan, dan diikuti ratusan buruh yang menyuarakan aspirasi mereka.
Dalam orasinya, Sampelan menegaskan bahwa aksi damai ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan bentuk keprihatinan buruh terhadap kondisi ketenagakerjaan dan ekonomi yang masih jauh dari harapan. “Kami ingin pemerintah hadir dan tegas dalam melindungi hak-hak buruh, serta menindak segala bentuk penyimpangan,” ujarnya.
Koalisi masyarakat buruh dalam kesempatan itu menyampaikan delapan tuntutan utama, yaitu:
1. Berantas pungli yang menghambat proses investigasi ketenagakerjaan.
2. Segera bentuk Desk Ketenagakerjaan Sulut untuk menampung dan menyelesaikan persoalan buruh.
3. Hapus sistem outsourcing serta menaikkan upah buruh.
4. Membentuk Satgas PHK Sulut guna mengantisipasi pemutusan hubungan kerja sepihak.
5. Memecat oknum pegawai Disnaker yang diduga menjadi makelar kasus.
6. Memproses hukum pengusaha yang tidak mengikutsertakan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
7. Memberantas mafia dan praktik korupsi di sektor ketenagakerjaan.
8. Menstabilkan harga bahan pokok untuk meringankan beban rakyat.
Aksi ini berlangsung dengan damai, tertib, dan dikawal aparat kepolisian,TNI serta Satpol PP. Perwakilan buruh diterima langsung oleh bapak gubernur Yulius Selvanus dalam aspirasi mereka.
KSPSI-AGN berharap, tuntutan yang disuarakan tidak sekadar menjadi catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti demi kesejahteraan buruh dan masyarakat Sulawesi Utara secara menyeluruh







____________________________________________
