INDRAGIRI HULU, tipikorinvistigasinews.id – Keresahan Pedagang di Wisata Danau Raja terkait dengan beberapa orang yang mengaku petugas Wisata Danau Raja Rengat kelurahan kampung dagang kecamatan rengat kabupaten Indragiri hulu, menepatkan Tiket masuk dan Parkir Kendaraan kepada pengunjung membuat pengunjung Wisata danau Raja Engan masuk dampak dari tiket tersebut taman wisata danau raja sepi pengunjung.
Dari penyelusuran Wartawan di Lokasih taman Wisata danau raja di temukan ada beberapa orang petugas yang lalu lalang seputar taman wisata danau raja mencari pengunjung yang lagi duduk santai, ketika pengunjung sudah masuk dan duduk lalu datang lah petugas meminta bayaran tiket masuk dan uang parkir yang jumlahnya tidak masuk akal.
Sebahgian dari pengunjung ada yang tidak terima dengan biaya yang di minta mereka, karna pengunjung takut kemungkinan terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan dengan terpaksa menuruti kemauan dari beberapa orang bergaya preman yang mengaku petugas taman Wisata Danau Raja tersebut.
Ketua Pemuda Kampung Dagang, Raja Jalaludin alias Ayut di temui awak media , Jumat 24 – Mai -2025 mengungkapkan,” Sudah lama dia mendengarkan keluhan Pedagang yang berada di dalam Lokasi taman wisata Danau Raja terkait pungutan tiket masuk dan Parkir yang di duga Ilegal yang membuat pengunjung Wisata Danau Raja sepi Pengunjung.
“Dan sering menegur
Petugas taman wisata danau raja tersebut ” jangan di paksa dan jangan terlalu mahal harga tiket masuk dan uang parkir ,” kata Jalaludin.
Lanjut nya,” semua pengunjung yang masuk ke taman Wisata Danau Raja harus berpikir terlebih dahulu bila ingin santai di sana , bayangkan untuk tiket masuk di tarif Rp.8000, untuk satu orang dan parkir Kendaraan Roda dua di tarif Rp5000 dan mobil di tarif Rp.10.000, pungutan seperti ini bukan nya untuk meramaikan Wisata Danau Raja malahan sebalik nya menjadi sepi.
“Dia mengharapkan Pemda Indragiri hulu Melalui Dinas terkait mengepaluasi tarif Tiket dan parkir yang lagi marak di taman Wisata Danau Raja. dampak dari pungutan ini, pengunjung Wisata danau raja sudah banyak yang mengeluh.
“Pungutan sebesar ini sama saja dengan tindakan premanisme karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” tutup Jalaludin.
Salah seorang pedagang inisial M menjelaskan,” Perbutan mereka dengan memaksa pengunjung, kami yang sebagai pedagang yang mendapat imbasnya, jualan kami sepi karena tidak ada pengunjung datang atau mau masuk ke dalam taman wisata danau raja,” tutup. M.
Asnan wartawan Indragiri hulu ( Riau)
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________