Aksi Panen Buah Sawit di Aceh Singkil Berakhir Damai: Pemuda Desa dan PT Nafasindo Sepakat Berdamai Jelang HUT RI Ke-80

Aceh Singkil, | Tipikorinvestigasinews.id ~ Kekecewaan pemuda Desa Pea Bumbung, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, terhadap PT Nafasindo yang tak kunjung merespons proposal perayaan HUT RI ke-80, memuncak dalam sebuah aksi panen buah sawit di area perusahaan. Namun, insiden tersebut berhasil diredam dan berakhir damai berkat mediasi cepat dari Kapolsek Singkil, IPTU Akhirullah.

Kejadian bermula ketika Pemuda Desa Pea Bumbung, yang dipimpin oleh Ketua Pemuda Paisal Limbong dan didampingi oleh tokoh pemuda Awaluddin Limbong, mengajukan proposal perayaan HUT RI ke-80 tahun 2025 kepada PT Nafasindo. Proposal tersebut telah diserahkan seminggu sebelumnya, namun hingga Sabtu (16/8) belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan.

Puncak kekecewaan terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Seluruh pemuda Desa Pea Bumbung bersepakat untuk mendatangi Pos (VI) Divisi 1 regional 2,PT Nafasindo, yang berlokasi di belakang pemukiman mereka. Sekitar pukul 15:45 WIB, mereka melakukan aksi panen buah sawit sebanyak 18 janjang, langsung di hadapan puluhan satpam perusahaan. Aksi ini merupakan bentuk protes atas tidak ditanggapinya proposal mereka.

Situasi tegang berhasil dikendalikan ketika Mansyur, seorang Security perusahaan yang akrab disapa Kobol Limbong dan dikenal sebagai tokoh dituakan di desa, sigap menghentikan aksi panen tersebut. Ketua pemuda dan seluruh pemuda bersedia menghentikan aksinya dengan satu syarat: dipertemukan dengan pimpinan perusahaan demi terjalinnya silaturahmi yang baik.

Merespons laporan yang masuk, Kapolsek Singkil IPTU Akhirullah bersama anggotanya segera bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di sana, tokoh pemuda Awaluddin Limbong menyampaikan permohonan yang menyentuh. Ia meminta agar mereka dapat menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” jelang HUT RI ke-80. Awaluddin menekankan bahwa Desa Pea Bumbung memiliki sejarah penting, di mana pahlawan nasional asli putra desa ini turut berperang pada tahun 1945.

Setelah lagu kebangsaan dilantunkan, pembicaraan pun berlangsung panjang lebar. Syukurlah, titik terang tercapai. Pihak perusahaan, yang diwakili oleh Ketua Satpam Edyanto, menyetujui tuntutan pemuda. “Alhamdulillah, kita sudah mencapai kesepakatan di sini. Dari pemuda Desa Pea Bumbung pun sudah disetujui oleh pihak perusahaan,” ujar Awaluddin Limbong.

Permasalahan ini tuntas dengan damai, ditandai dengan jabat tangan antara kedua belah pihak. Kapolsek Singkil IPTU Akhirullah berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, mengingat kedua belah pihak kini telah berdamai. Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik dan mediasi dapat menyelesaikan konflik, sekaligus menjaga silaturahmi antara masyarakat dan pihak perusahaan menjelang perayaan penting kemerdekaan Indonesia.{*}

[Khalikul Sakda]

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *