Anggota DPRD Takalar Kritik PTPN: Petani Lokal Tak Diberi Akses Kelola Lahan
tipikorinvestigasinews Id- Anggota DPRD Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan dari Daerah Pemilihan Polongbangkeng Utara, Ichsan Ariansyah Muchtar, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan PTPN yang dinilai tidak adil dalam pengelolaan lahan tebu di wilayah Kecamatan Polongbangkeng Utara.
Ichsan mengungkapkan bahwa PTPN hanya memberikan akses pengelolaan kepada segelintir oknum, sementara mayoritas petani lokal tidak diberi kesempatan yang sama. Hal ini menurutnya telah menimbulkan konflik berkepanjangan di lapangan.
“Bahkan ada oknum yang menguasai sampai ratusan hektare. Kemudian ada juga pengusaha dari Makassar yang menguasai puluhan hektare,” ujar Ichsan kepada Tribun-Timur.com, Minggu (20/4/2025).
Ia menegaskan bahwa petani di Polongbangkeng memiliki hak historis terhadap tanah tersebut. “Petani itu punya jejak sejarah dan sudah mengelola lahan secara turun-temurun. Mereka seharusnya diberi hak untuk mengelola, bukan justru dikesampingkan,” tegasnya.
Ichsan juga mengkritik lambannya respons dari PTPN meskipun dirinya telah menyampaikan langsung permasalahan ini ke jajaran direksi di Makassar. Ia menyebut, persoalan ini tidak bisa lagi diabaikan karena menyangkut hak hidup masyarakat petani.
“Konflik ini sudah berlangsung puluhan tahun. Sekarang pemerintah pusat sedang gencar swasembada pangan, tapi di sini lahan dibiarkan terlantar dan petani tidak diberi akses. Ini jelas kontradiktif,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung keberlanjutan pabrik
Jurnalist'”,(Kul indah)







____________________________________________