Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ Gelombang bantuan kemanusiaan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdiya) dan seluruh elemen masyarakat telah sukses menyentuh dan telah tiba di Poso induk Penenggulangan Bencana Banjir & Longsor Kabupaten Aceh Singkil, membawa harapan baru bagi ribuan korban banjir yang terdampak. Pada hari Selasa, 2 Desember 2025, iring-iringan tim bantuan yang dipimpin langsung oleh Hamdi, Kasat Pol PP Abdiya, tiba dengan membawa pasokan logistik vital dan tim medis profesional, siap untuk meringankan penderitaan warga.

Perjalanan heroik tim Abdiya dimulai pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah menempuh jarak yang signifikan dan mendistribusikan bantuan awal di Kabupaten Aceh Selatan serta Subulussalam, rombongan akhirnya tiba di Aceh Singkil pada Selasa siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Kedatangan mereka disambut dengan kelegaan di tengah kondisi darurat yang masih mencekik.

“Kami turut berdukacita yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa saudara-saudari kami di Aceh Singkil. Keberangkatan kami tadi malam merupakan wujud solidaritas dan kepedulian. Setelah menyerahkan bantuan sosial di Aceh Selatan dan Subulussalam, akhirnya siang ini kami sampai ke Singkil untuk memberikan dukungan penuh,” ujar Hamdi kepada awak media, Tipikorinvestigasinews.id, dengan nada penuh empati. Hamdi sendiri merupakan koordinator wilayah untuk Abdiya, Aceh Selatan, Subulussalam, dan Aceh Singkil, menunjukkan koordinasi yang terpadu dalam misi kemanusiaan ini.

Daftar Logistik Penyelamat dan Tim Medis Siaga
Bantuan yang diserahkan diterima secara langsung oleh sejumlah perwakilan penting dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, termasuk Plt. Inspektur Aceh Singkil, Fajri Syamsul, MM; Camat Singkil, Khairuddin, SE; Sekretaris Dinas Kesehatan, Hariyono, SKM; perwakilan dari Dinas Pangan; dan Kepala Dapur Posko Induk BPBD Aceh Singkil. Kerjasama ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dalam penanganan bencana.
Adapun rincian bantuan logistik krusial yang disalurkan meliputi:
Kebutuhan Pokok: Beras 2 ton, Gula 2 karung, Minyak goreng 10 kotak, Sarden 5 kotak.
Kebutuhan Cepat Saji: Mie instan 200 kotak, Biskuit 20 kotak.
Kebutuhan Minuman: Air mineral 200 kotak.
Kebutuhan Sanitasi dan Personal Hygiene: Sabun mandi 4 kotak, Pasta gigi 4 kotak, Popok bayi 6 kotak, Pembalut wanita 3 kotak.
Kebutuhan Khusus: SGM 4 kotak.
Pakaian: Pakaian layak pakai 10 karung.
Tidak hanya logistik, Pemerintah Kabupaten Abdiya juga mengirimkan tim medis dan tim pendukung yang terlatih dan siap siaga, terdiri dari:
Tenaga Medis Profesional: 2 dokter umum, 6 perawat, dan 2 bidan.
Transportasi Medis: 1 unit ambulans yang siap beroperasi.
Personel Keamanan dan Penegak Hukum: 2 personel Polri dan 8 anggota Satpol PP.
Tim Penyelamat dan Komunikasi: 1 personel Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan 2 anggota tim SAR.
Kedatangan rombongan bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban materiil masyarakat Aceh Singkil yang terdampak banjir, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan esensial dan memastikan kelancaran distribusi logistik di posko-posko pengungsian. Langkah cepat dan tanggap dari Abdiya ini menjadi contoh nyata solidaritas antar daerah dalam menghadapi situasi darurat.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
