BPBD Tulungagung Tangani Longsor di Pagerwojo, Rumah Warga Rusak Tertimpa Material

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

TULUNGAGUNG – tipikorinvestigasinews.id Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung bergerak cepat menangani peristiwa tanah longsor yang terjadi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo. Longsor tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa material tanah dan batu (7/4/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, menyampaikan bahwa peristiwa longsor terjadi pada Minggu (5/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian itu dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih dua jam.

“Hujan deras menyebabkan talut penahan jalan tidak mampu menahan beban air dan tanah, sehingga akhirnya longsor,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Talut setinggi kurang lebih 12 meter dilaporkan ambrol, dan material longsoran langsung menimpa rumah milik seorang warga bernama Mukanah yang berada tepat di bawahnya. Akibatnya, bagian dinding rumah mengalami kerusakan serius, bahkan sebagian tembok dilaporkan roboh.

Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum longsor terjadi.

Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Tulungagung bersama tim gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat setempat segera melakukan upaya penanganan. Sejak Senin pagi, petugas telah melakukan evakuasi serta pembersihan material longsor yang menutup area sekitar lokasi kejadian.

Selain penanganan darurat, BPBD juga melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan bantuan bagi warga terdampak serta langkah penanganan lanjutan.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan material, tetapi juga melakukan pendataan dan asesmen guna menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan korban,” pungkas Teguh.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama.(Shinta)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *