BUMDes Jalaksana Serap Rp270 Juta Anggaran 2025 pada 2026, 5 Kambing Belum Terbeli โ€“ LPJ Belum Rampung

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE โ€ข INVESTIGASI NASIONAL โ€ข KORUPSI โ€ข KOLUSI โ€ข NEPOTISME โ€ข Menyajikan โ€ข INFORMASI LINTAS NASIONAL โ€ข MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID โ€ข Menyajikan BERITA TERKINI โ€ข UNGKAP FAKTA โ€ข SOROT KASUS โ€ข HUKUM โ€ขKRIMINAL โ€ข NARKOBA โ€ข SOSIAL โ€ข. MASYARAKAT โ€ข BUDAYA โ€ข PENDIDIKAN โ€ข POLITIK โ€ข LINTAS PERISTIWA
โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€

Kuningan-tipikorinvestigasinews.id-Realisasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp270 juta oleh BUMDes Jalaksana menjadi sorotan publik setelah pelaksanaannya baru dilakukan pada Januari 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk program pengadaan 70 ekor kambing sebagai usaha peternakan desa, Jumat (14/2/2026).

Ketua BUMDes menjelaskan bahwa hingga kini masih terdapat 5 ekor kambing yang belum terbeli. Ia menyebut keterbatasan kapasitas kandang menjadi kendala utama, selain sulitnya mendapatkan tenaga kerja yang bersedia merawat ternak.

โ€œJangan sampai media juga menghambat pekerjaan kami,โ€ ujarnya saat dimintai keterangan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, proposal kegiatan telah melalui proses pengajuan dan survei oleh Dinas Pertanian Sangkanurip bersama pihak kecamatan.

Dalam dokumen perencanaan, pembangunan kandang disebut menelan anggaran sekitar Rp10 juta dari total pagu Rp270 juta.

Namun lokasi kandang yang berada di bawah bangunan ruko kini dinilai menjadi salah satu faktor penghambat dari sisi teknis dan daya tampung.

Pengawas BUMDes, H. Pulung, menyampaikan bahwa pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2025 direncanakan dilakukan dalam waktu dekat.

Hingga saat ini LPJ tersebut belum selesai, sementara laporan kegiatan tahun 2026 juga belum tersedia. Ia menilai kendala yang dihadapi meliputi persoalan lokasi kandang, keterbatasan tenaga kerja, serta administrasi pelaporan.

Program peternakan tersebut berlokasi di Desa Jalaksana, wilayah Kuningan. Kondisi realisasi anggaran lintas tahun serta belum rampungnya LPJ memunculkan dorongan agar pengelolaan BUMDes dilakukan lebih terencana, transparan, dan profesional.

Publik berharap pemanfaatan dana desa tidak sekadar terserap secara administratif, tetapi benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Pewarta: Dewa

Investigasi Nasional

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
โš–๏ธ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *