Gowa,tipikorinvestigasinews.id – Proyek Paving Block Di dusun Daru’mung Desa Bulogading Kec. Bontonompo kembali menuai kecurigaan warga terkait kwalitas material proyek yang di gunakan.
Hal tersebut bisa jadi benar sesuai dengan pengambilan gambar di lapangan yang berhasil di dokumentasikan oleh awak media, pada selasa 29/04/2025.

Di mana talut yang menurut sumber sudah dikerja lebih 10 hari terlihat rapuh alias mudah hancur saat mendapat tekanan atau beban diatasnya bisa menjadi alasan kuat bahwa kwalitas campuran material proyek tersebut patut dipertanyakan.
Alasan kedua nampak pasir yang digunakan di lokasi bukan pasir yang sesuai dengan spesifikasi alias pasir yang dibawah standar (pasir berwarna kecoklatan bukan pasir hitam).
Ketua TPK Jufri Dg Rowa Yang juga Kadus Daru’mung mengaku bahwa talut paving block rusak akibat mobil pengangkut material lewat diatas sehingga talut tersebut hancur, sementara pekerjaaan baru satu minggu, kemudian dirinya pada saat itu sibuk di kantor desa karena adanya pelayanan sehingga tidak berada di tempat pada saat kejadian.
“Kebetulan kemarin ada juga kepentingan di kantor desa pak, memang saya selaku TPK akan tetapi kewajiban di kantor desa untuk melayani warga jg tidak bisa saya hiraukan pak, ” Ujarnya.
Sementara seorang sumber mengungkapkan bahwa talut tersebut sudah dikerjakan lebih sepuluh hari atau kurang lebih 2 minggu.
Seorang warga Daru’mung kepada awak media berharap agar Pemdes Bulogading dalam mengerjakan proyek yang menggunakan anggaran negara melalui Dana Desa agar memperhatikan kualitas proyek agar pemanfaatannya bisa bertahan lama oleh masyarakat bulogading khususnya warga sekitar.
“Dari kejadian ini Pak kami sebagai Warga merasa ragu dengan. Kwalitas pembangunan jalan, apa bisaji tahan lama atau tidak, “tuturnya kepada Awak Media. (Syarif Lawa)







____________________________________________