Batam,13/03/2026, tipikorinvestigasinews.id – Aktivitas sebuah gudang ekspedisi yang beroperasi di kawasan ruko Mall Top 100 Tembesi, tepatnya di Jalan Letjen Suprapto deretan Blok H2, Kecamatan Tembesi, Kota Batam, menjadi sorotan publik. Gudang tersebut diduga beroperasi tanpa mengantongi izin resmi serta berpotensi mengabaikan kewajiban administrasi usaha dan perpajakan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gudang tersebut terlihat aktif melakukan kegiatan logistik, termasuk aktivitas keluar masuk kendaraan pengangkut barang. Namun, di lokasi tidak ditemukan identitas usaha yang jelas sebagaimana lazimnya dimiliki oleh badan usaha resmi.
Tidak terlihat papan nama perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB), maupun informasi perizinan lain yang biasanya dipasang sebagai bentuk transparansi legalitas usaha.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait legalitas operasional gudang tersebut.
Sejumlah pihak menilai bahwa aktivitas usaha yang berjalan tanpa identitas yang jelas berpotensi melanggar ketentuan perizinan yang berlaku.
Selain itu, operasional yang tidak disertai administrasi usaha yang transparan juga menimbulkan dugaan adanya potensi pengabaian kewajiban perpajakan yang seharusnya disetorkan kepada negara.
Aktivitas Operasional Tidak Menentu
Warga yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa aktivitas operasional gudang tersebut berlangsung tanpa jadwal yang jelas. Kegiatan bongkar muat barang terkadang terjadi pada siang hari, sore, bahkan hingga malam hari.
Kondisi ini membuat sebagian warga merasa bingung karena tidak mengetahui secara pasti jenis usaha maupun pihak yang bertanggung jawab atas operasional gudang tersebut.
Masyarakat Harapkan Pengawasan Instansi Terkait
Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap aktivitas usaha di wilayah Kota Batam, khususnya di kawasan komersial seperti ruko dan pergudangan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait, seperti dinas perizinan, pemerintah daerah, dan otoritas perpajakan, dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap operasional gudang tersebut.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan negara serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
*Red







____________________________________________
