Aceh Singkil,tipikorinvestigasinews.id – Pembangunan jembatan yang berlokasi di Jalan Bandes, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diketahui tidak memasang papan informasi proyek, sehingga menimbulkan tanda tanya terkait transparansi anggaran dan pelaksanaan pekerjaan.
Selain itu, kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Singkil pun turut dipertanyakan. Para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar operasional prosedur (SOP). Padahal, lokasi proyek ini tidak jauh dari kantor Dinas PUPR Aceh Singkil.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, memberikan tanggapan singkat. “Insya Allah tidak ada yang disengaja, waktu itu dilepas saat banjir yang lalu. Insya Allah, kita tetap terbuka untuk memberikan informasi,” ujarnya, Rabu (13/11/2024).
Pernyataan tersebut dinilai kurang memuaskan. Publik mempertanyakan mengapa papan proyek bisa dilepas tanpa segera dipasang kembali, serta mengapa pengawasan terhadap SOP pekerja diabaikan. Padahal, keberadaan papan proyek adalah bagian dari kewajiban untuk memberikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan prinsip transparansi.
Pengamat kebijakan publik, yang enggan disebutkan namanya, menyebut bahwa ketidakpatuhan terhadap SOP dan kurangnya transparansi seperti ini dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. “Proyek infrastruktur harus memenuhi standar keselamatan dan transparansi. Ketiadaan papan informasi proyek dan pelanggaran SOP pekerja menunjukkan lemahnya pengawasan dari dinas terkait,” ujarnya.
Dinas PUPR Aceh Singkil diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki situasi ini. Transparansi dan keselamatan kerja harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan proyek, demi menjaga kepercayaan publik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan. (syah)
Editor:Tim-Investigasi







____________________________________________
