Sumut,tipikorinvestigasinews.id – Ketua Cabang Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Binjai, Noprianto Sihombing, SH, MH, menyatakan kecaman tegas atas aksi brutal yang menimpa jaksa dan staf Kejaksaan Negeri Deli Serdang. Ia mengutuk keras penyerangan terhadap jaksa John Wesli Sinaga (53) dan pegawai tata usaha, Acensio Silvanof (25), yang terjadi baru-baru ini.
Menurut Noprianto, tindak kekerasan terhadap aparat penegak hukum merupakan tindakan keji yang tak dapat ditoleransi. Ia menilai pelaku tidak hanya menyerang individu, tapi juga merusak nilai-nilai hukum dan keadilan. Dengan nada lantang, ia menyebut aksi itu sebagai bentuk penghinaan terhadap sistem hukum.
Dalam pernyataannya, Noprianto mendesak aparat penegak hukum untuk memberantas premanisme tanpa kompromi. Ia menegaskan bahwa premanisme tak boleh memiliki ruang di tengah penegakan hukum Indonesia. Baginya, penyerangan ini bukan sekadar tindak kekerasan, tapi bentuk nyata ancaman terhadap institusi Kejaksaan.
PERSAJA Binjai meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Polda Sumut untuk mengusut tuntas kasus pembacokan terhadap Jaksa Kejari Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga, dan staf TU, Acensio Hutabarat.
“Premanisme tidak boleh punya tempat dalam sistem hukum kita. Ini penghinaan terhadap keadilan,” ujar Noprianto, yang juga Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai
KABIRO agus chaerudin







____________________________________________
