Sergai,(Sumut), tipikorinvestigasinews.id – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2025, jajaran Polsek Kotarih Polres Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan kegiatan monitoring dan deteksi dini di sejumlah perusahaan perkebunan yang berada di wilayah hukumnya, Rabu (30/04/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Kotarih, AIPTU EP Sianipar, yang didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas dari berbagai wilayah, yakni AIPTU Deni Setiawan untuk Kecamatan Bintang Bayu dan AIPTU Alexander V. Meliala, SH untuk Kecamatan Silinda. Monitoring dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan mendatangi empat titik lokasi utama perusahaan perkebunan yang berpotensi menjadi pusat berkumpulnya massa buruh.
Adapun lokasi monitoring meliputi:
1. Kantor Perkebunan PT. Sri Rahayu Agung (SRA) di Desa Kotarih Baru, Kecamatan Kotarih.
2. Kantor Perkebunan PT. PSU Sei Kari di Desa Sei Kari, Kecamatan Kotarih.
3. Kantor Perkebunan PT. Bandar Sumatera Indonesia di Desa Bandar Pinang Kebun, Kecamatan Bintang Bayu.
4. Kantor Perkebunan PT. Cinta Raja Silinda di Desa Silinda, Kecamatan Silinda.
Kegiatan ini merupakan bentuk upaya preventif dari pihak kepolisian guna mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya aksi mogok kerja atau unjuk rasa yang dapat mengganggu stabilitas sosial di lingkungan kerja, serta menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak menjelang Hari Buruh Internasional.
Dalam keterangannya di lokasi, AIPTU EP Sianipar menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan monitoring menunjukkan situasi di masing-masing perusahaan masih dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan indikasi akan adanya aksi unjuk rasa maupun mogok kerja yang direncanakan oleh karyawan. Menurut hasil wawancara langsung dengan beberapa staf, petugas keamanan, dan perwakilan serikat pekerja, seluruh karyawan sepakat untuk menikmati hari libur May Day di rumah masing-masing.
“Berdasarkan hasil pengumpulan informasi dari para karyawan dan pihak manajemen perusahaan, sejauh ini tidak ada rencana untuk melakukan unjuk rasa, baik di dalam daerah maupun ke luar daerah. Karyawan akan memanfaatkan hari libur untuk beristirahat di rumah,” terang AIPTU Sianipar.
Sementara itu, IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, selaku Ps. Kasi Humas Polres Sergai, turut memberikan pernyataan di Mapolres Sergai. Ia menyatakan bahwa kegiatan monitoring dan deteksi ini menjadi bagian dari strategi pengamanan menyeluruh oleh Polres Sergai untuk menghadapi momentum Hari Buruh.
“Kegiatan ini kami laksanakan guna memastikan tidak ada potensi gangguan kamtibmas. Jika pun ada dinamika, kami siap dengan personel pengamanan di titik-titik strategis. Namun hasil monitoring dari jajaran Polsek Kotarih menunjukkan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang disambangi oleh personel Polsek Kotarih juga telah memberikan informasi bahwa pada Kamis, 1 Mei 2025, seluruh karyawan akan diliburkan selama satu hari dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional. Kegiatan operasional akan kembali normal pada Jumat, 2 Mei 2025.
Kegiatan monitoring tersebut turut melibatkan sejumlah pihak dari perusahaan, antara lain:
Edison Tambunan, Korkam PT. SRA Kotarih
Azis Anhar, Asisten Perkebunan PT. PSU Sei Kari
Turiman, Ketua SPSI PT. PSU Sei Kari
Rizki, Staf PT. Bandar Sumatera Indonesia
Riki, Petugas Security PT. Bandar Sumatera Indonesia
Edward Sembiring, Humas PT. Cinta Raja Silinda
Sahrizal, Petugas Security PT. Cinta Raja Silinda
Dengan pelaksanaan monitoring ini, Polsek Kotarih menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang hari besar nasional. Pihak kepolisian berharap hubungan industrial antara karyawan dan manajemen di wilayah hukum Polres Sergai dapat terus terjalin harmonis tanpa adanya gesekan atau konflik yang merugikan semua pihak.
Penulis: Supriadi Azhar






____________________________________________
