Tubaba, tipikorinvestigasinews.id -Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tengah menggenjot sejumlah proyek strategis yang menjadi program prioritas daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Dinas PUPR Tubaba, Iwan Mursalin, MT., melalui Plt. Kepala Bidang Cipta Karya, Ir. Nurul Azmi, MT., menjelaskan bahwa beberapa kegiatan fisik tahun anggaran 2025 kini tengah berjalan dan diawasi secara ketat.
“Dinas PUPR Tubaba memiliki tim pengawasan khusus yang turut melibatkan tim pengamanan (Walpam) dari Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat. Tugas mereka adalah melakukan monitoring di sejumlah proyek penting yang saat ini sedang berlangsung,” ujar Nurul Azmi, Jumat (11/7/2025).
Nurul menjelaskan, keterlibatan pihak Kejaksaan tidak hanya bersifat pendampingan, tetapi juga menjadi bentuk transparansi dan komitmen bersama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan aturan yang berlaku.
“Monitoring langsung sudah dilakukan di beberapa proyek strategis seperti pembangunan Kantor Bersama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sumur bor di wilayah Tiyuh Panaragan dan Pulung Kencana, serta pembangunan sarana sanitasi di Tiyuh Daya Asri. Alhamdulillah, hasil monitoring di lapangan menunjukkan progres yang baik,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh pihak pelaksana wajib mengerjakan proyek sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), sesuai kontrak kerja yang telah disepakati.
“Kami menargetkan seluruh proyek rampung tepat waktu di akhir tahun 2025, dengan hasil yang sesuai spesifikasi teknis serta membawa manfaat langsung bagi masyarakat Bumi Ragem Sai Mangi Wawai,” tegasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Dinas PUPR Tubaba, Sadarsyah, menegaskan bahwa proyek-proyek yang tengah berjalan memiliki urgensi tinggi karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Proyek ini berskala prioritas karena menyangkut akses air bersih dan sanitasi yang layak. Maka dari itu, pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” jelas Sadarsyah.
Ia menambahkan, kehadiran tim Kejaksaan dalam proses pengawasan ini menunjukkan adanya penguatan tata kelola dan komitmen lintas lembaga untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan proyek.
“Dengan pengawalan seperti ini, kami harap pembangunan di Tubaba tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga berkualitas dan memberikan dampak positif nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Adi ⁴⁹)







____________________________________________
