LOMBOK–Tipikorinvestigasinews.id—Akibat hujan deres yang melanda kabupaten Lombok Utara selama tiga hari terakhir menyebabkan alira Sungai Sambik jengkel. Situasi semakin diperparah setelah Dam Sambik Jengkel jebol, mengakibatkan lima dusun di wilayah tersebut terdampak banjir dan mengalami krisis air bersih. Kepala pelaksanaan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPDB) Lombok Utara, M. Zaldy Rahadian, mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi sejak 7 Februari.
Puncaknya hujan mencapai lebih dari 4,5 jam di Kecamatan kayangan. Akibatnya lima dusun yakni Dusun Perigi, Dusun Gubuk Baru, Dusun Selengen, Dusun Sambik Jengkel Timur, dan Dusun Sambik Jengkel Barat mengalami dampak langsung dari bencana ini. Dam Sambik Jengkel yang jebol ini berfungsi untuk pengairan masyarakat desa Sambik Jengkel dan putusnya Pipa aliran air bersih menyebabkan masyarakat di 5 dusun tersebut juga saat ini berpotensi kekurangan air bersih.
Situasi darurat ini, BPBD Lombok Utara segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian serta menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak. Tim Reaksi Cepat BPBD Lombok Utara setelah mendapatkan laporan lansung menuju lokasi yang di maksud untuk melakukan koordinasi dengan kepala kewilayahan setempat untuk melakukan asisment dan memberikan suplay air bersih di desa Sambik Jengkel.
Meskipun banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa, BPBD Lombok Utara tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana susulan. (Time RED Tipikor Investigasi News.id NTB)






____________________________________________