LAMPUNG BARAT-Tipikorinvestigasinews.id- Salah satu pembangunan infrastruktur berupa talud yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024, dengan volume, 372 meter lebar 1,2 meter dan tinggi 70 centi meter dan menghabiskan dana Rp 233 juta lebih di Pemangku II Pekon Luas, Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, hingga Januari 2025 belum selesai.
Berdasarkan hasil investigasi tim dilapangan, dan viralnya video salah satu aktivis Lampung Barat Anhar alias Hardolin, beberapa waktu lalu, bangunan yang menghabiskan dana ratusan juta itu saat ini baru mencapai lebih kurang 50 meter, dan hanya dikerjakan oleh satu orang tukang.
Dalam video yang beredar, bangunan tersebut baru terselesaikan 10 sampai 15% sedangkan itu adalah Anggaran tahun 2024.
“Yang jadi pertanyaan dikemanakan dan diapakan dulu Anggarannya,” Ujar Anhar alias Hardolin dalam video yang beredar tersebut.
Hardolin meminta kepada pihak-pihak terkait dalam hal ini pihak Polres, Kejaksaan Negeri, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Lampung Barat, untuk turun ke lokasi.
“Saya meminta aparat penegak hukum seperti Polres, Kejaksaan Negeri, Inspektorat, DPMD Lampung Barat untuk turun ke lokasi melihat kondisi bangunan tersebut,” ujarnya.
Sebab kata Hardolin, dengan adanya pembangunan infrastruktur yang tak rampung itu ada indikasi, tindakan korupsi.
“Apa mungkin bangunan anggaran tahun 2024 sampai 2025 gak selesai,” Pungkasnya.
Hingga berita ini di terbitkan peratin pekon luas belum bisa di konfirmasi di karenakan no handphone atau whatsapp nya tidak aktif.
Pewarta : Apni ( Kabiro Lam-Bar )






____________________________________________
