Pekalongan – Jawa Tengah, tipikorinvestigasinews.id – Konferensi Cabang PGRI Cabang kecamatan Bojong Masa Bhakti XXIII Tahun 2025 – 2030 dilaksanakan Kamis 18 September 2025 yang bertempat di Aula Korwil Bojong.
Acara Konferensi Cabang PGRI kecamatan Bojong ini dihadiri Wakil Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan Mujiyana, S.Pd., Agus Tutur, S.Pd., M.Pd. ( pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan), Camat Bojong Farid Abdul Khakim, S.STP., M,M., Kapolsek Bojong AKP wastono, Danramil Bojong Kapt. Inf. Wiyoto, Kepala Korwil Bojong sekaligus Ketua K3S Korwil Bojong H. Widlajat, S.Pd., Ketua PGRI Cabang Bojong Zaenal Abidin beserta jajaran pengurus.
Ketua Panitia Konferensi Cabang PGRI Cabang Bojong Alkabul HS, S.Pd. dalam laporannya menyampaikan bahwa Konferensi Cabang ini diikuti 27 ranting.
Lebih lanjut Alkabul mengatakan bahwa Konferensi cabang menjadi media bagi PGRI Cabang Bojong untuk menjadikan organisasi profesi serta meningkatkan mutu pendidikan khususnya di cabang Bojong dan juga Kabupaten Pekalongan pada umumnya.
” Konferensi ini untuk memilih pengurus PGRI Cabang Bojong Tahun XXIII periode 2025 – 2030 ” jelas Alkabul.
Sementara itu Wakil Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan Mujiyana dalam sambutannya mengingatkan sejarah sepak terjang PGRI dari masa ke masa, sehingga baik pengurus dan anggota PGRI tetap solid sehingga PGRI akan tetap jaya.
Pada Kesempatan itu Camat Bojong Farid Abdul Khakim dalam sambutannya menyampaikan konferensi ini untuk melanjutkan masa bakti periode yang telah berakhir.
Lebih lanjut Farid mengatakan guru dalam tuntutannya sebagai agen perubahan, menjadi catatan emas bahwa agen perubahan ini menjadikan pendidikan yang lebih maju dan berkualitas.
” Peran kita di wilayah ini mendinergikan berbagai organisasi yang ada di wilayah kecamatan Bojong “, ucap Farid.
Saya berharap konferensi ini kedepan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para guru.
” Saya berpesan bahwa iuran-iuran PGRI ini bisa digunakan untuk kewirausahaan”, pesannya.
Pada pemilihan Ketua PGRI Cabang Bojong ini dilaksanakan secara aklamasi karena hanya ada calon tunggal Suyono dan pemilihan wakil ketua dan sekretaris dilakukan secara pemungutan suara yang diikuti 9 kadindat.
Adapun perolehan suara akhir yang tiga kadindat untuk Wakil Ketua dan Sekretaris yang tertinggi diraih Sigit Dwi M 41 suara, Siti Mukti 38 suara dan Umi Khomsatun 26 Suara.
( LELES )






____________________________________________
