Pastikan Kesiapan Personel, Polda Sulteng Gelar Latpraops Zebra Tinombala 2025

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Palu ,tipikorinvestigasinews.id – Menjelang pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2025, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) dengan diikuti melalui virtual zoom meeting bersama Polres jajaran.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Mapolda Sulteng, Kamis (13/11/2025), ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana dalam operasi penertiban lalu lintas yang akan segera digelar.

Latpraops tersebut dipimpin oleh Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Guissepe Reinhard Gulton, serta diikuti oleh pejabat utama Polda Sulteng dan perwira yang terlibat dalam pelaksanaan operasi. Sebanyak 728 personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 166 personel Polda Sulteng dan 562 personel dari Polres jajaran.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Kapolda Sulteng, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, yang dibacakan oleh Karo Ops, dijelaskan bahwa Operasi Zebra Tinombala 2025 merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat yang mengedepankan fungsi lalu lintas.

Tujuan utamanya ialah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

“Operasi ini menjadi bentuk kontrol kepolisian terhadap upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, Latpraops ini penting untuk menyamakan persepsi dan pola tindak di lapangan,” ujar Kombes Guissepe Reinhard Gulton.

Lebih lanjut, Karo Ops Polda Sulteng meminta agar sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan secara masif. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.

Selain itu, Kombes Gulton juga mengingatkan seluruh jajaran agar memetakan titik-titik rawan pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan sebelum operasi dimulai. Dengan pemetaan yang akurat, upaya pengawasan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif di lapangan.

Ia juga menekankan agar personel memanfaatkan pelatihan dengan maksimal dan memahami seluruh materi yang disampaikan narasumber, sehingga pelaksanaan operasi nanti bisa berjalan aman, lancar, dan humanis.

Diketahui, Operasi Zebra Tinombala 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, di seluruh wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.

Operasi ini menargetkan berbagai bentuk pelanggaran seperti pengendara yang melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan helm, berkendara di bawah umur, serta kendaraan yang tidak layak jalan.*Pastikan Kesiapan Personel, Polda Sulteng Gelar Latpraops Zebra Tinombala 2025*

Palu – Menjelang pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2025, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) dengan diikuti melalui virtual zoom meeting bersama Polres jajaran.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Mapolda Sulteng, Kamis (13/11/2025), ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana dalam operasi penertiban lalu lintas yang akan segera digelar.

Latpraops tersebut dipimpin oleh Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Guissepe Reinhard Gulton, serta diikuti oleh pejabat utama Polda Sulteng dan perwira yang terlibat dalam pelaksanaan operasi. Sebanyak 728 personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 166 personel Polda Sulteng dan 562 personel dari Polres jajaran.

Dalam sambutan Kapolda Sulteng, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, yang dibacakan oleh Karo Ops, dijelaskan bahwa Operasi Zebra Tinombala 2025 merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat yang mengedepankan fungsi lalu lintas.

Tujuan utamanya ialah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

“Operasi ini menjadi bentuk kontrol kepolisian terhadap upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, Latpraops ini penting untuk menyamakan persepsi dan pola tindak di lapangan,” ujar Kombes Guissepe Reinhard Gulton.

Lebih lanjut, Karo Ops Polda Sulteng meminta agar sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan secara masif. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.

Selain itu, Kombes Gulton juga mengingatkan seluruh jajaran agar memetakan titik-titik rawan pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan sebelum operasi dimulai. Dengan pemetaan yang akurat, upaya pengawasan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif di lapangan.

Ia juga menekankan agar personel memanfaatkan pelatihan dengan maksimal dan memahami seluruh materi yang disampaikan narasumber, sehingga pelaksanaan operasi nanti bisa berjalan aman, lancar, dan humanis.

Diketahui, Operasi Zebra Tinombala 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, di seluruh wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.

Operasi ini menargetkan berbagai bentuk pelanggaran seperti pengendara yang melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan helm, berkendara di bawah umur, serta kendaraan yang tidak layak jalan.(Nofli)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *