Diduga Polisi tidak gubris dengan laporan kehilangan. Seorang ibu minta pengasihan pada Pencuri.

ELOPADA, Sumba Barat Daya 1/12/2025, tipikorinvestigasinews.id –
Desa Kalembu Dara Mane, Kecamatan Wewewa Timur, Tempat kediaman korban Ibu Sarianti Oktaviana Mila Ate tidak jauh dari polsek eloapada.
Sejak ditinggal almarhum suami sepuluh tahun yg lalu dirinya bersama kedua anaknya merasa trauma akibat mengalami kecurian berulang kali.
Dari tahun 2021 hingga 2025 sudah terjadi kehilangan jenset, ayam, babi, dan barang berupa kain yg di jemur di pekarangan rumah. Kejadian ini terjadi berulang setiap tahun.

Tahun 2021 sempat melapor pada pihak Polsek Elopada namun enggan kasusnya ditangani. Ketika ditemui senin 1/12/2025 dikediamannya, menuturkan tidak ada keseriusan Polsek Elopada menindaklanjuti persoalan kasus pencurian dirumahnya.

Hal yang menyedihkan terjadi, ibu dua anak ini hampir putus asa.
Sarianti dan dua anaknya selalu merasa ketakutan, terutama jikalau pencurinya datang lagi dimalam hari.
” Di rumah cuma saya dan kedua anak, putra yang bungsu masih kecil, saya tidak berani keluar rumah karena takut terjadi apa apa dengan keselamatan saya” Tutur Sarianti.

Memilukan hati, Putra bungsunya selalu curhat pada sang ibu “Maafkan saya mama, saya belum dewasa untuk jaga mama dari pencuri” Terlihat raut wajah ibu dua orang anak menjelaskan penuh harap, sesekali mengusap air matanya.

Kejadian terakhir berulang sekira sebulan yang lalu di November mengalami kehilangan
10 ekor ayam dan satu ekor babi.
” Saya mendengar suara anjing menggonggong tapi saya takut keluar rumah sebelumnya pernah dilempari batu oleh OTK” Lanjut Sarianti.

Media menganjurkan kenapa tidak lapor polisi? ” Saya sudah pernah lapor kejadian di tahun 2021, jawab Polisi, kita cari sama sama ibu, saya putus asa merasa tidak ada perlindungan dan takut melapor lagi sebab sia sia saja”. Jawabnya.

Kasie Humas Polres SBD, Ajun Polisi Bernard Bili Kadi, ketika dihubungi melalui WhatsApp pada 1 Desember 2025, menuliskan, “Saya merasa kasihan pada ibu pemilik ternak. Masyarakat dengan dukungan pemerintah Tripika harus kembali membangkitkan siskamling guna mencegah kesempatan bagi pencuri untuk beraksi,” tulisnya.

Meski sang ibu telah merasa jenuh, takut dan traumah tetapi sangat mengharapkan Bapak Kapolres Sumba Barat Daya agar segera mengatensi kasus yang dialami dirinya dan kedua buah hatinya, menginkan kenyamanan dan kedamaian untuk menopang hidup keluarga semenjak ditinggal Almarhum suami.
” Saya cuma punya usaha jualan kecil kecilan untuk membiayai hidup dan sekolah kedua anak Saya, selama ini tidak ada juga bantuan dari desa atau bantuan sosial lainnya, keuntungan dari kios pas pasan juga, jadi saya piara ayam dan babi agar membantu ekonomi, tapi saya takut lagi piara, semoga pencurinya kasihan pada kami terutama kedua anak saya setiap hari takut ketika malam tiba” Tutup Sarianti pada awak media.

Reporter : Gunter Guru Ladu Meha

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *