Ketua LidikKrimsus Minta Penangkapan Mafia BBM Charles Kalamu, Diduga Punya Koneksi Oknum Polisi

Minut, Tipikorinvestigasinews.id- Ketua LidikKrimsus Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Hendra Tololiu, SE. CPLA, secara tegas meminta Mabes Polri dan Polda Sulut untuk segera menangkap mafia BBM berinisial CM alias Charles Kalamu atau “Bos Cale”. Permintaan ini disampaikan menyusul maraknya aktivitas penimbunan BBM di Sulut yang diduga tak kunjung tersentuh hukum.

Aktivitas ilegal Charles Kalamu kembali terpantau pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 19.03 WITA. Sebuah mobil tangki terlihat masuk ke gudang penimbunan BBM miliknya di wilayah hukum Polres Minahasa Utara (Minut). Gudang ini telah lama dicurigai sebagai pusat operasi praktik penimbunan dan penjualan ilegal.

Hasil investigasi mendalam mengungkap bahwa mobil tangki yang digunakan bukanlah tangki BBM resmi, melainkan tangki air yang dimodifikasi. Modus ini diduga sengaja dipakai untuk mengelabui aparat dan media. Tangki tersebut digunakan untuk mengangkut BBM hasil timbun dari gudang di Ringroad (perbatasan Manado-Minut) untuk dijual kembali ke wilayah Kota Bitung.

Sumber terpercaya mengkonfirmasi bahwa Cale kerap menggunakan modus tangki air ini dalam operasi distribusi BBM ilegal dari Manado ke Bitung. Tujuannya jelas: agar aktivitas haramnya tidak terlacak oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan awak media yang melakukan pemantauan.

Saat dikonfirmasi mengenai temuan ini, Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara memberikan tanggapan singkat. “Ibu coba selidiki karena Ringroad perbatasan Kota Manado dan Minut,” ujarnya. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada tindakan nyata seperti penangkapan atau pemanggilan terhadap Charles Kalamu oleh Polres Minut.

Kelambanan tindakan inilah yang memantik reaksi keras Hendra Tololiu. Ia mengecam aktivitas ilegal Cale yang dinilai sudah keterlaluan dan merugikan negara serta masyarakat kecil. “Ini sudah keterlaluan! Mafia BBM Cale seenaknya beraksi, menyedot BBM bersubsidi yang seharusnya untuk masyarakat kecil,” tegas Hendra.

Lebih jauh, Hendra menduga kuat adanya perlindungan dari oknum aparat yang membuat bisnis haram Cale berjalan mulus dan kebal hukum. Ia menyoroti kemungkinan ada SPBU yang bekerja sama dengan mafia tersebut. “Ada beberapa SPBU yang sudah bekerja sama dengan mafia diduga kebal hukum juga harus diperiksa!” serunya.

Hendra Tololiu secara khusus meminta Propam Polda Sulut dan Mabes Polri turun tangan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum dalam lingkaran kepolisian. “Saya menduga ada beking kuat di belakang Cale, sehingga dia berani melakukan kegiatan ilegal ini secara terang-terangan. Propam Polda Sulut harus turun tangan!” tegasnya.

Pernyataan Ketua LidikKrimsus ini seperti menyoroti sebuah ketidakberdayaan atau keengganan aparat di lapangan untuk menindak tegas. Padahal, lokasi dan modus operandi telah terpantau dan dilaporkan. Masyarakat pun mulai mempertanyakan komitmen pemberantasan mafia BBM di tingkat Polres.

Kasus Charles Kalamu kini menjadi ujian berat bagi kredibilitas Polres Minahasa Utara. Institusi ini dituntut untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas kejahatan yang merugikan negara dan menyengsarakan rakyat. Tindakan tegas dan transparan sangat dinantikan.

Masyarakat Sulut, khususnya Minahasa Utara, menunggu janji penegakan hukum bukan sekadar wacana. Mereka berharap tidak ada lagi permainan api antara mafia dan oknum yang seharusnya menegakkan hukum. Setiap penundaan tindakan hanya akan memperkuat dugaan adanya praktik perlindungan.

Panggilan Hendra Tololiu kepada Polda Sulut dan Mabes Polri adalah alarm terakhir. Jika mafia seperti Cale tetap bebas berkeliaran, maka kepercayaan publik akan terus terkikis. Sudah waktunya aparat bersikap: tumpas jaringan mafia BBM dan usut tuntas oknum yang melindunginya, tanpa pandang bulu. (Tim/Inves)

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *