Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Singkil sukses menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara yang meriah ini menjadi momen refleksi dan penguatan komitmen DWP dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah duka akibat musibah banjir yang melanda berbagai wilayah Aceh Singkil.
Peringatan HUT ke-26 DWP ini sejatinya jatuh pada tanggal 7 Desember, namun pelaksanaannya sempat tertunda karena fokus penanganan banjir. Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, dalam sambutannya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas bencana tersebut. “Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama seluruh unsur terkait terus bekerja maksimal melakukan penanggulangan, evakuasi, dan pemulihan,” tegasnya. Beliau juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen, termasuk para ibu-ibu DWP, yang telah membantu meringankan beban masyarakat. Solidaritas dan empati ini disebut Bupati sebagai kekuatan utama Aceh Singkil.
Mengusung tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, DWP Aceh Singkil menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah. Bupati Oyon menekankan bahwa keberhasilan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini, yang bermula dari keluarga.
“Di sinilah DWP hadir sebagai gardu terdepan yang membentuk lingkungan keluarga yang berkarakter, berakhlak, berpendidikan, dan siap menghadapi perubahan zaman,” ujar Bupati. Ia juga menyoroti peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak, fondasi pendidikan moral, mental, dan spiritual yang tak tergantikan.
Bupati mengajak seluruh anggota DWP untuk terus menjadi pionir dalam empat bidang utama:
1. Penguatan Pendidikan Keluarga: Mencakup nilai-nilai agama, budi pekerti, budaya lokal, dan literasi digital.
2. Pendampingan Tumbuh Kembang Anak: Membentuk generasi kreatif, percaya diri, dan adaptif.
3. Pencegahan Kekerasan dan Bullying: Baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
4. Penguatan Kesehatan Keluarga: Termasuk gizi anak dan pemenuhan hak tumbuh kembang.
Dalam kesempatan itu, Bupati H. Safriadi Oyon, SH, juga berharap DWP Aceh Singkil dapat terus memperkuat inovasi, memperluas program, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai organisasi perempuan, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan komunitas lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga ASN, peningkatan wawasan *parenting*, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Di tengah musibah banjir yang sedang kita hadapi, marilah peringatan HUT DWP ke-26 ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kepedulian,” tutup Bupati. Ia berharap DWP tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga kekuatan sosial yang menggerakkan empati, gotong royong, dan solidaritas untuk membantu sesama.
Peringatan ini diakhiri dengan harapan agar DWP Aceh Singkil semakin maju, mandiri, dan berdaya, serta terus berkontribusi dalam membangun Aceh Singkil yang lebih baik, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________