Tubaba, tipikorinvestigasinews.id –Musyawarah Antar Tiyuh/Desa (MAT) dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) Bersama Maju Wawai digelar di Aula Balai Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Rabu (4-2-2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepalo Tiyuh Sumber Rejo Joko Supriyanto, S.E., Camat Tumijajar Fetha Rio, S.I.P., M.IP., Tenaga Ahli Agus Setiawan, Pengawas Sudadi, Ketua Forum sekaligus Direktur BUMT Maju Wawai Sehani, serta para Kepala Tiyuh se-Wilayah Tumijajar, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), dan tokoh masyarakat.
Dalam musyawarah tersebut dibahas kerja sama antar Tiyuh yang dituangkan dalam Peraturan Bersama Kepala Tiyuh melalui kesepakatan Musyawarah Antar Tiyuh. Kerja sama antar Tiyuh ini dilaksanakan oleh Badan Kerja Sama Antar Tiyuh yang dibentuk berdasarkan Peraturan Bersama Kepala Tiyuh.
Musyawarah Antar Tiyuh memiliki peran penting dalam membahas pembentukan lembaga antar Tiyuh, pelaksanaan kerja sama antar Tiyuh, serta perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan program pembangunan antar Tiyuh. Selain itu, MAT juga membahas pengalokasian anggaran untuk pembangunan Tiyuh, antar Tiyuh, dan kawasan perdesaan, serta memberikan masukan terhadap program Pemerintah Daerah.
Pada kesempatan tersebut, Direktur BUMT Maju Wawai, Sehani, menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan. Ia mengungkapkan bahwa laba bersih BUMT Maju Wawai pada tahun 2025 mencapai Rp64.456.601,17. Sebagai perbandingan, laba bersih pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp64.576.167,12.
Selain penyampaian laporan, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada Tiyuh-Tiyuh yang berhasil meraih kategori 0 persen tunggakan. Adapun Tiyuh penerima penghargaan tersebut yaitu Tiyuh Sumber Rejo, Daya Sakti, Daya Asri, dan Gunung Timbul.







____________________________________________