Kepahiang,Bengkulu,tipikorinvetigasinews.id-Aparat kepolisian yang tergabung dalam Satga Pangan, dari mabes polri dan Polda Bengkulu secara bersama kembali turun ke pasar Kepahiang dalam rangka memastikan harga kebutuhan pokok ( sembako) tetap terkendali menjelang Ramadan 1447 H. Terkhusus dalam wilayah hukum kab. Kepahiang. Jumat (19/02/2026).
Tim yang dipimpin Kanit Tipidter yang merupakan satgas Pangan dari Polres Kepahiang IPDA Harianto. SH. Bersama Satgas Saber pelanggaran harga, keamanan dan mutu pangan dari Mabes Polri KOMBESPOL Jon Wesly Arianto, S.i.k., M.i.Kom.
adapun Komoditas yang diperiksa meliputi beras, minyak goreng, daging, telur, cabai, bawang merah/putih, terkhusus bahan pokok penting.
Petugas memeriksa satu per satu ketersediaan stok serta mutu barang yang dijual serta mencocokkan banderol harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami menyasar pedagang beras, minyak goreng, daging, dan kebutuhan Bapokting lainnya agar distribusi berjalan baik serta tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat, ” ujar IPDA Harianto. SH.
Menurut dia, pengawasan pasar merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang harus konsisten dilakukan. Satgas Pangan akan terus bergerak agar warga tidak terbebani ketika memenuhi kebutuhan puasa.
Sidak pangan kali ini juga bertujuan ingin memastikan rantai pasok tetap aman hingga Idulfitri 2026. Stabilitas harga dinilai krusial karena konsumsi masyarakat biasanya meningkat tajam.
“Tujuan kami melakukan sidak adalah untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan. Ada 14 jenis komoditas yang kami cek, seperti beras, cabai, bawang merah dan putih, daging ayam, telur, serta berbagai komoditas lainnya,”. jelas KOMBESPOL Jon Wesly Arianto, S.i.k., M.i.Kom
Hasil pemantauan sementara menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal tanpa gejolak. Petugas belum menemukan kelangkaan ataupun kenaikan harga yang mencolok.Seperti ; beras medium Rp. 14.000/kg, beras Premium Rp. 15.000/kg, minyak kita (bulog) Rp. 15.700/liter bawang merah/putih Rp. 40.000/kg, cabe merah Rp. 40.000/kg, sementara untuk komunitas protein yaitu daging sapi mengalami kenaikan dari Rp. 130.000,-/Kg menjadi Rp. 140.000,-/kg.
Meski demikian, pengawasan tidak akan berhenti pada sidak hari itu saja. Monitoring rutin disiapkan agar pasokan tetap terjamin dan harga berada dalam koridor HET saat Ramadan dan Lebaran.
Di lokasi yang sama, jajaran penegakan hukum turut memberi peringatan keras kepada distributor maupun pedagang. Praktik penimbunan disebut berpotensi menimbulkan keresahan karena memicu kelangkaan.(adedo).







____________________________________________
