Bekasi-tipikorinvestigasinews.id- Prabu PL komunitas peduli lingkungan menggelar acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan tema “Memperingati 21 Tahun Tragedi Longsor Sampah TPA Leuwigajah, Bandung” yang berlangsung diarea Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sabtu, 21 Februari 2026.
Kegiatan yang dihadiri dari berbagai aktivis lingkungan hidup diisi dengan doa bersama untuk korban longsor sampah TPA Leuwigajah 21 tahun silam, pagelaran wayang golek dengan dalang H. Minda serta buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Ketua Prabu peduli lingkungan simpul cikarang barat bapak rudi opu beserta jajaran KSB dari telajung yang sangat antusias mendukung acara tersebut,
” Dalam pembukaan Ketua Prabu pusat,Carsa Hamdani Ketua Umum Prabu PL dalam keterangannya mengatakan bahwa tragedi longsor sampah TPA Leuwigajah, Bandung mutlak kesalahan manusia itu sendiri,
Leuwigajah, Bandung mutlak kesalahan manusia,” ujarnya.
Jika, tata kelola sampah dilakukan dengan benar, tidak mungkin tragedi tersebut tejadi.
“Saya dengan tegas meminta pemerintah, khususnya pemprov Jawabarat (Jabar) segera perbaiki tata kelola TPA Burangkeng, sebelum tragedi Leuwihgajah terulang kembali,” tegasnya.
“Untuk itu, Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jabar, silakan datang ke TPA Burangkeng kami tunggu kehadirannya, tinjau langsung kelapangan, jangan hanya mendapat informasi dari oknum-oknum pegawai pemerintahan,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diadakan pertunjukan wayang yang mana,
H. Minda dalang senior memainkan lakon Cepot dalam pelaksanaan kegiatan HPSN 2026 yang diselenggarakan Prabu PL
Dalam lakonnya, Cepot mengingatkan masyarakat dan pemerintah agar bekerjasama dalam pengelolaan sampah di TPA Burangkeng untuk mengantisipasi terjadinya tragedi longsor sampah Leuwigajah 21 tahun silam.
Selain itu, Cepot juga memanggil KDM untuk meninjau langsung TPA Burangkeng.
“Hari ini Cepot mewakili masyarakat Desa Burangkeng, memanggil KDM segara datang meninjau langsung ke TPA Burangkeng, untuk mengantisipasi tragedi Leuwihgajah,” pungkas H. Minda saat melakoni tokoh Cepot dalam pagelaran wayang yang diselenggarakan.
Kegiatan berjalan dengan penuh khimat Ketua Prabu Carsa Hamdani juga mengajak doa bersama kepada korban leuwigajah agar di Terima amal ibadah nya serta untuk masyarakat burangkeng agar di berikan kesehatan dan keselamatan dalam melakukan tugasnya
Sementara itu bapak rudi opu merasa terharu dengan kegiatan tersebut pasal nya perlu adanya bentuk perhatian khusus dari pemerintah tentang sampah yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya nya dan kepedulian terhadap keselamatan pekerja juga harus di perhatikan dengan tragedi Leuwigajah yang banyak memakan korban bisa menjadi sebuah pembelajaran untuk kita semua ,ucap Ketua rudi opu
Pewarta :
Jurnalistik supriyadi ( andi boy)







____________________________________________
