PoLMAN-Tipikorinvestigasinews.id-06/01/2025.Tradisi sayyang pattu’du merupakan
warisan budaya asal suku Mandar dan menjadi
identitas daerah Mandar yang akan sangat
disayangkan apabila tidak dilestarikan oleh
pemerintah daerah maupun masyarakat,
pasalnya budaya seperti ini memiliki daya
tarik untuk mendatangkan wisatawan lokal dan
mancanegara bertandang ke tanah Mandar.
paparan di atas, menjadi
pertimbangan atau alasan
masyarakat dalam melestarikan tradisi sayyang
pattu’du di Mandar.
Tradisi Sayang Patt’dug yang di gelar di lapangan Desa Dakka Kec.Tapango menjadi wujud Kehormatan Tradisi Budaya Mandar.

Dalam Prosesi ini seorang Perempuan Mandar menunggangi kuda dengan Paras yang anggun dan penuh wibawa diarak di hadapan Masyarakat yang ikut menyaksikan pertunjukan tersebut.
Dalam Prosesi ini seorang Perempuan Mandar menunggangi kuda dengan Paras yang anggun dan penuh wibawa diarak di hadapan Masyarakat yang ikut menyaksikan pertunjukan tersebut.
Kegiatan ini memperlihatkan betapa pentingnya menjaga dan melestarikan Budaya Tradisi turun – menurun yang telah diwariskan sebagai simbol kebanggaan dan kehormatan Mandar.
Liputan:Ansar (keperwil Sulbar)






____________________________________________