Luwu,Tipikorinvestigasinews.id– Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat sebagai bagian dari upaya pembangunan daerah melalui pengabdian mahasiswa.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 78 Tahun 2026 yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Kecamatan Kamanre, Larompong, dan Larompong Selatan.
Acara berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Senin (18/5/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, jajaran kepala OPD, para camat, serta kepala desa dari wilayah lokasi KKN.
Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan apresiasi kepada UIN Alauddin Makassar atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Luwu sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas agenda akademik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sosial.
“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya kegiatan akademik, tetapi wujud pengabdian nyata dalam membantu pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Patahudding.
Ia menilai mahasiswa membawa semangat inovasi, ilmu pengetahuan, dan energi generasi muda, sementara masyarakat memberikan pengalaman sosial, budaya, serta kearifan lokal yang menjadi fondasi penting dalam proses pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah, termasuk penguatan kebersihan lingkungan melalui keterlibatan aktif pemerintah desa dan masyarakat, disertai sistem penghargaan bagi wilayah yang berhasil menjaga kebersihan secara optimal.
Selain fokus pada lingkungan, Pemkab Luwu juga terus memperkuat sektor keagamaan, di antaranya peningkatan kesejahteraan pegawai syara dan program pemberangkatan umrah bagi imam masjid.

“Tahun ini insyaallah kami akan memberangkatkan 50 imam masjid untuk melaksanakan umrah,” ungkapnya.
Bupati turut mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang menjadi bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial.
“Saya berharap mahasiswa menjadi sarjana yang terampil, karena keterampilan adalah modal penting setelah menyelesaikan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Kajian Islam Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Prof. Supardin, yang mewakili rektor, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Menurutnya, perhatian yang diberikan masyarakat Luwu kepada mahasiswa menjadi pengalaman berharga dan mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan.
“Selama mendampingi KKN, saya belum pernah merasakan sambutan dan pelepasan seperti di Kabupaten Luwu. Mahasiswa kami benar-benar merasakan kehangatan masyarakat,” ujarnya.
Prof. Supardin berharap hubungan baik antara UIN Alauddin Makassar dan Pemkab Luwu terus terjalin sehingga program pengabdian mahasiswa dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Pewarta: Rusding Investigasi Nasional
Sumber: Diskominfo Kabupaten Luwu.







____________________________________________