Kukar, tipikorinvestigasinews.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, memastikan kesiapan Kukar sebagai tuan rumah Rembuk Nasional dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-54 pada September 2025. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Ketua Umum KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, beserta rombongan di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Rabu (19/2/2025).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan administrasi dan fasilitas yang akan digunakan. Mohammad Yadi Sofyan Noor melaporkan bahwa persiapan telah hampir rampung, baik administrasi maupun infrastruktur.
“Persiapan administrasi dan fasilitas sudah hampir selesai,” ujarnya. Acara ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 2.500 peserta KTNA, dengan potensi penambahan peserta dari rombongan bupati/wali kota, kepala dinas, peserta expo, dan tamu undangan lainnya. “Berdasarkan pengalaman Rembuk KTNA sebelumnya, jumlah peserta bisa lebih banyak lagi,” tambah Mohammad Yadi.
Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kukar dan menegaskan komitmen Pemkab Kukar untuk mendukung kesuksesan Rembuk KTNA Nasional ke-54.
“Kami tentunya dalam kapasitas Pemerintah Kabupaten Kukar berterima kasih. Dari beberapa kali pertemuan dan bincang-bincang santai, akhirnya KTNA pusat menetapkan Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah,” katanya.
Bupati Kukar juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara protokoler birokrasi dengan tradisi petani dan nelayan.
“Kami ingin memastikan bahwa dalam pelaksanaan nanti, protokoler birokrasi tidak menghilangkan tradisi para petani dan nelayan. Sebaliknya, kita harus mampu mengkolaborasikannya,” jelasnya.
Terkait pendanaan, Edi Damansyah menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar akan mengawal anggaran yang tersedia serta terus berkomunikasi dengan berbagai pihak dan mitra sponsor yang telah mendukung KTNA, petani, dan nelayan.
“Harapan kami, dengan pagu anggaran yang telah disiapkan, kami juga meminta dukungan dari Ketua KTNA Nasional dan jajaran dalam mengorganisir serta menjalin kemitraan dengan sponsor,” ungkapnya.
Selain itu, Edi Damansyah menyarankan agar tema acara tetap fokus pada sektor pangan, sejalan dengan target nasional untuk mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.
“Berkaitan dengan tema, saran kami adalah agar tidak keluar dari topik pangan, karena kebijakan nasional menargetkan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 2025,” pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani, Kepala Dinas Pertanian Kukar M Taufik, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Muslik, serta Kepala BPKAD Kukar Sukotjo.(RED)






____________________________________________
