Aceh Timur,http;//Tipikorinvestigasinews.id–
Jalan Nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Kabupaten Gayo Lues, tepatnya di Desa Nalon, kawasan Kulwet atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jalan Durin Dun-Dun, kini mengalami kerusakan serius akibat kikisan arus sungai yang terus terjadi secara perlahan.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Erosi yang semakin mendekati badan jalan dikhawatirkan dapat menyebabkan putusnya akses transportasi yang menjadi salah satu jalur penghubung penting antara Aceh Timur dan Gayo Lues.
Pada Jumat (19/6/2026), warga Kecamatan Serbajadi mengungkapkan kecemasan mereka terhadap keselamatan pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Selain mengancam akses jalan, abrasi sungai juga berpotensi mengikis lahan milik warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

“Setiap hari kondisi jalan semakin mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan jalan ini akan putus dan membahayakan masyarakat yang melintas,” ujar salah seorang warga setempat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur serta instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat maupun pembangunan pengaman tebing guna mencegah kerusakan yang lebih parah. Langkah cepat dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap infrastruktur maupun lahan warga.
Warga juga meminta agar lokasi tersebut menjadi prioritas perhatian pemerintah sebelum terjadi bencana yang dapat memutus akses transportasi dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Serbajadi.
(Sudirman: Wartawan Aceh Timur).







____________________________________________
