Lampung Utara, Tipikorinvestigasinews.id – Gas elpiji 3 kilo gram bersubsidi, sampai saat ini masih dalam polemik di masyarakat kecamatan Bukit Kemuning umumnya masyarakat Lampung Utara, yang susah di dapat atau bisa di dapat dengan harga melambung tinggi. hingga tembus dengan harga Rp 40.000 sampai 50.000, dari patokan harga HET Rp 20.000.
Dari hasil pantauan awak media, yang selalu mendapat kan laporan masyarakat dan berdasarkan temuan di lapangan.
Salah satu faktor penyebab dari permasalahan gas elpiji yg tak pernah usai hingga saat ini, adanya dugaan penyimpangan penyaluran oknum pangkalan gas elpiji 3 kilo gram, yang mendapatkan jatah dari agen, penyalurannya di salah gunakan, yang seharusnya gas tersebut di jual untuk masyarakat yang membutuhkan, tetapi tidak di jual dan disalurkan kemasyarakat, akan tetapi pangkalan menjual ke warung warung pengecer, dengan harga negoisasi yang diduga melebihi Harga eceran tertinggi (HET). hingga akhirnya masyarakat mendapatkan gas elipiji 3 kilo gram sudah di warung warung pengecer, dengan harga melambung tinggi jauh berdasarkan HET, sampai tembus di angka 40.000 sampai dengan 50.000.
Dari pengaduan masyarakat melalui pesan mesengger kamis 13/03/2025 dengan dilengkapi Video, akun atas nama dewy Seprya menjelaskan, “saat itu orang tuanya dan beberapa masyarakat akan membeli gas elpiji gas 3 kilo gram ke pangkalan yang terletak di lingkungan 7, kelurahan Bukit Kemuning. satu buah truck baru saja menurunkan gas elpiji 3 kilo gram kepangkalan tersebut, akan tetapi tidak dilayani dengan mengatakan habis”, ujarnya melalui pesan mesengger.
Terlihat dalam rekaman video yang di kirimkan, dia dan beberapa masyarakat menanyakan, baru saja 1 unit truck menurunkan gas elpiji 3 kilogram, kenapa habis, dikemanakan barang tersebut, akan tetapi tidak ada jawaban dari pemilik pangkalan.
Tidak menutup kemungkinan, masih ada oknum pangkalan pangkalan lainnya di duga melakukan penyelewengan dalam penyaluran gas elpiji 3 kilo gram untuk masyarakat.
Kepada pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara, dinas perdagangan Lampung Utara dan pihak yang berwenang,di mohonkan untuk tindak lanjutnya mengatasi permasalahan gas elpiji 3 kilogram ini, dan tindakannya untuk oknum pangkalan, begitu juga kalau di temukan adanya dugaan Agen turut bermain, melakukan penyelewengan pada penyaluran gas elpiji 3 kilogram untuk masyarakat. (Tim Red / Ade)






____________________________________________