Manado, Tipikorinvestigasinews.id โ Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, mengapresiasi penyelenggaraan Seminar Wawasan Kebangsaan bertema “Sulawesi Utara Serambi Yerusalem” yang digelar di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Senin (23/6). Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Digital Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si., Gubernur menegaskan bahwa Sulut merupakan provinsi dengan indeks kerukunan umat beragama tertinggi di Indonesia.
Kegiatan ini diinisiasi oleh lima elemen pemersatu, yakni Sulawesi Utara Berdoa Comunity (SUBC), Unsrat Manado, Yayasan Gilgal Ministry, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sumber Gidion Manado, dan Yayasan ESA Sinergi Ausbildung. Gubernur menyebut seminar ini sebagai bukti nyata upaya bersama dalam membangun masa depan Sulut yang maju dan sejahtera.
“Terima kasih kepada komunitas yang menggagas acara mulia ini. Sulut lahir dari mozaik keindahan iman, budaya, dan kemanusiaan, diperkuat dengan falsafah *Sitou Timou Tumou Tou* yang berarti manusia hidup untuk menghidupi sesama,” ujar Denny Mangala mewakili Gubernur.
Dia menambahkan, kemajuan daerah hanya bisa tercapai jika dilandasi tanggung jawab untuk meningkatkan harkat hidup sesama. Semangat “Samua Torang Basudara” juga menjadi pengikat persaudaraan meski terdapat perbedaan suku, agama, maupun status sosial.
“Ketiga mozaik inilah yang membuktikan keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan. Esensi Serambi Yerusalem terletak pada nilai-nilai ini, yang harus terus dipraktikkan dalam pelayanan kepada sesama,” tegasnya.
Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, Pdt. Dr. Jimmy Polii, MA, Pdt. Dr. Adrie Manampiring, dan Pdt. Dr. Ir. Cornelius Ronowdjojo. Turut hadir pejabat daerah, akademisi, tokoh agama, serta mahasiswa Unsrat. Seminar diakhiri dengan pembagian doorprize kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulut berharap semangat toleransi dan kebersamaan terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.(Welly Mamonto)







____________________________________________