Manado Sulut, tipikorinvestigasinews.id – Satu di antara dua pekerjaan bangunan yang ditangani oleh Pihak CV. Revorma Kurnia diduga terbengkalai dan mengalami dampak kemajuan pelaksanaan pekerjaannya.
Diketahui bangunan tersebut adalah milik salahsatu RM. MIE GACOAN yang beralamatkan di JL. Kelurahan Paniki Bawah No.1, Kec. Mapanget Kota Manado Sulawesi Utara yang di menangkan pihak CV. Revorma Kurnia yang beralamatkan di Jl. Krida V No. 26 Malalayang Satu Timur, Kota Manado Propinsi Sulawesi Utara.
Disinyalir terhambatnya tahap pelaksanaan pekerjaan tersebut diduga adanya penundaan pembayaran upah kerja Karyawan yang sudah memakan waktu kurang lebih lima bulan belum kunjung dibayarkan oleh pihak CV. Revorma Kurnia Kepada karyawan dengan jumlah kurang lebih ratusan juta rupiah.

Menurut SL yang profesi sebagai pemborong saat dikonfirmasi media ini (1/7/2025) menyampaikan bahwa untuk upah kerja dan upah-upah lainnya ada di dua tempat pembangunan RM. MIE GACOAN yaitu bertempat di Sindulang dan di Paniki, sampai saat ini belum sepenuhnya dibayarkan oleh pihak CV. Revorma Kurnia kepadanya.
“Pihak CV. Revorma Kurnia melalui Direktunya TW Hingga kini belum membayarkan upah kerja karyawan yang sudah memasuki kurang lebih lima bulan berjalan, dan hanya sebatas janji-janji palsu lewat chat via whattShapp” tutur SL
Masih SL “memang kami tidak punya SPK namun, pemilik CV. Revorma Kurnia (TW) membenarkan akan rincian kami, dan atas janji-janjinya selama ini terkesan tidak adanya kepastian dalam upaya tanggung jawab.
Maka, rencana kami akan lakukan langkah jalur somasi secara lisan dan tertulis agar pihak TW dapat bertanggung jawab sampai adanya titik penyelesaian” tandasnya geram.
Sambut salasatu kariyawan “DN” kepada media mengatakan agar pihak-pihak terkait RM. MIE GACOAN dan CV. Revorma Kurnia, harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tunggakan upah kerja kami yang belum terbayarkan dengan nilai totalan ratusan juta rupiah.
“Perkembangan Pekerjaan baja sudah masuk kurang lebih 80% namun pembayaran upah sampai saat ini juga belum terpenuhi semua dan saya sudah menghubungi pihak CV.
Yang bersangkutan tidak menanggapinya sementara saya terdesak ekonomi keluarga sudah kurang lebih lima bulan saya nganggur mengharapkan itikad baik pembayaran dari pihak CV. namun tak kunjung ada kepastian” tandas DN geram
Sambung MS Pula membenarkan atas keterangan SL dan DN yang juga rasakan hal
Saat media ini mengkonfirmasi lansung via chat whattshapp dengan nomor 0811XXXXXX milik TW selaku Dirut CV. Revorma Kurnia masuk tetapi tidak di balas, dan atas kasus ini terus dalam pantauan media ini…
Abdullah Sudiro







____________________________________________
