NTT (Sumba Barat Daya), tipikorinvestigasinews.id – Kererobo, Desa Wee Londa, Kecamatan Kota Tambolaka, 14 Juli 2025. Hari Senin sore di Gereja Paroki St. Alfonsus – Kererobo dipenuhi sukacita dan semangat persaudaraan. Kelompok Karismatik Katolik dari Jakarta hadir dalam kunjungan rohani pukul 17.00 WITA, disambut hangat oleh Orang Muda Katolik (OMK) dan taruk dari dua paroki: St. Alfonsus – Kererobo dan St. Paulus – Ande Ate.
Acara dilangsungkan di dalam gereja, tanpa ibadat atau misa, namun berjalan penuh kehangatan dan inspirasi. Para peserta saling berkenalan, berbagi pengalaman iman, tertawa bersama, dan menikmati indahnya perjumpaan dalam suasana Gereja yang hidup dan bersahabat.
Pastor Paroki St. Paulus – Ande Ate, Rm. Stefanus Tamo Ama, Pr yang juga merupakan bagian dari komunitas Karismatik, turut hadir dalam kesempatan tersebut. Dalam kesannya beliau menyampaikan:
“Saya sungguh bersyukur bisa hadir bersama kaum muda dalam perjumpaan ini. Kunjungan saudara-saudari dari Jakarta adalah tanda nyata bahwa Roh Kudus bekerja tanpa batas. Anak-anak muda kita pun bisa melihat contoh nyata semangat pelayanan, sukacita, dan keberanian dalam mewartakan Kristus. Semoga semangat ini menjadi nyala baru bagi pelayanan OMK di Sumba.”
Sementara itu, Rm. Remarus Lecke, Pastor Moderator OMK Paroki St. Paulus – Ande Ate, juga memberikan kesan dan pesannya:
“Kegiatan ini mungkin tampak sederhana, tanpa ibadat atau liturgi besar. Tapi justru dalam kesederhanaan itu, kita merasakan kehangatan persaudaraan yang dalam. Perjumpaan ini menegaskan bahwa Gereja bukan hanya soal kegiatan, tapi soal hati yang menyambut, tangan yang menjalin, dan kaki yang siap berjalan bersama.”
Sebagai penutup, tim Karismatik dari Jakarta memberikan ole-ole berupa tas dan kontas (kalung rosario) kepada para peserta muda dari dua paroki. Pemberian ini menjadi tanda kasih, kenangan, dan doa, agar relasi yang telah dibangun terus berlanjut dalam persahabatan dan pelayanan.
Kunjungan ini bukan sekadar singgah dan sapa. Ia adalah momen Roh Kudus bekerja dalam keheningan, dalam tawa, dalam senyum, dan dalam tangan yang terulur penuh cinta. Sebuah peristiwa sederhana, namun meninggalkan jejak rohani yang dalam.
Terima kasih, Komunitas Karismatik Jakarta. Roh Kudus menyatukan kita — meski berjauhan, namun sehati dalam Kristus. Sampai jumpa dalam perjumpaan berikutnya!
Penulis: RD. Marus, J. Mone.







____________________________________________
