Akibat Menghina Warga Desa Toluwonua Di Sosial Media Akhirnya Seorang Oknum Kepala Desa Inisial “AY” Dilaporkan Ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.

Mowila-Sultra,

tipikorinvertigasinews.id. Warga Desa Toluwonua Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan di dampingi Kuasa Hukum Bapak ADV. Agus Mundu, SH, melaporkan Oknum Kepala Desa Inisial “AY” di Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara hari Rabu, 30 April 2025, karena oknum kepala desa melakukan penghinaan menyangkut Privasi Pribadi terhadap Anggota Group di Whatsapp Group Keluarga Besar Tawulo.

 

Untuk itu seluruh Kepala Desa dan warga Kabupaten Konawe Selatan diharapakan untuk Menjaga Kearifan Lokal Sopan Santun Sebagai Identitas Desa karena Sopan Santun sebagai Etika Berkomunikasi.

Sopan santun juga tercermin dalam etika berkomunikasi yang dijunjung tinggi oleh warga Desa Kabupaten Konawe Selatan. Warga harus menghindari penggunaan kata-kata kasar dan menyampaikan pendapat dengan tidak menyakiti perasaan orang lain. Hal ini membuat lingkungan sosial di desa tersebut tetap harmonis dan saling mendukung.

 

Adat istiadat di Keluaga Besar Tawulo sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun. Pada berbagai upacara adat di keluraga besar Tawulo, menunjukkan sikap hormat dan kepatuhan terhadap aturan-aturan yang sudah dilakukan Leluhur Kelurga Besar Tawulo. Anak cucu Leluhur Tawulo sangat menghargai warisan budaya leluhur dan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat.

 

Kepala Desa di kabupaten Konawe Selatan harus turut Menjaga Sopan Santun sebagai pemimpin desa, kepala desa juga sangat diharapkan untuk ikut serta memiliki peran penting dalam menjaga dan mempromosikan sopan santun di kalangan warganya. Kepala Desa maupun warga Kabupaten Konawe selatan harus memberikan contoh yang baik dalam perilaku sehari-hari dan senantiasa memberikan pengarahan kepada remaja atau anak-anak tentang pentingnya menjaga sopan santun sebagai identitas diri agar tidak berurusan hukum seperti Oknum Kepala Desa inisial “AY” .

 

Jika tidak menjaga Kearifan Lokal maka akan menghadapi berbagai tantangan modernisasi yang dapat mengancam keberlangsungan kearifan lokal, termasuk sopan santun di seluruh desa di kabupaten Konawe Selatan karena pengaruh dari perkembangan teknologi dan budaya luar dapat menggeser nilai-nilai tradisional yang dijunjung tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama untuk terus melestarikan sopan santun sebagai identitas desa. Pendekatan yang dilakukan dapat melalui pendidikan formal di sekolah-sekolah maupun pendidikan non-formal di lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Etika Sopan Santun Sangat Penting dalam bermasyarakat, mengapa etika sopan santun begitu penting karena dapat menciptakan harmoni dan keakraban antara sesama anggota masyarakat. Dengan adanya etika sopan santun, masyarakat dapat hidup dengan rukun, saling membantu, dan saling menghormati satu sama lain.

 

Etika sopan santun juga membantu dalam menjaga hubungan yang baik antara masyarakat dan pemimpin desa. Dalam hal ini Oknum Kepala Desa Inisial ” AY ” tidak bisa memberikan panutan yang baik dengan memberikan contoh etika sopan santun dalam bertuturkata kepada seluruh warganya sehingga hari rabu tanggal 30 april 2025 warga Desa Toluwonua melaporkan Oknum Kepala Desa inisial “AY”. Ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara.

 

Tatakrama dan budaya sopan santun berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk semua orang. Ketika setiap individu dalam masyarakat menjunjung tinggi etika sopan santun, maka akan ada kepercayaan yang terjalin sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

 

Sangat disayangkan salah satu Oknum Kepala Desa di Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan inisial “AY”  tidak bisa mengimplementasikan etika sopan santun di tengah masyarakatnya, Bahkan Oknum Kepala Desa “AY” selalu menghina warga juga merendahkan warganya, seorang Kepala Desa berikanlah contoh dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan mengenai pentingnya etika sopan santun. Kegiatan dapat dilakukan secara periodik dan melibatkan seluruh anggota masyarakat desa.

 

Pelapor warga Desa Toluwonua Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan menyampaikan kepada seluruh warga Konawe Selatan untuk turut berperan dalam mengimplementasikan etika sopan santun dengan melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara jika ada oknum kepala desa maupun warga yang salah menggunakan Sosmed menghina atau menghujad sesorang, hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan menegaskan bahwa etika sopan santun merupakan norma yang harus dijunjung tinggi.

 

Selain itu, para kepala desa di kabupaten Konawe selatan harus memberikan perhatian khusus pada pemuda desa untuk mengajarkan etika sopan santun kepada mereka melalui berbagai kegiatan seperti kelompok diskusi dan pelatihan kepemimpinan. Dengan melibatkan pemuda desa, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan etika sopan santun ke seluruh masyarakat desa. Melalui penerapan etika sopan santun, masyarakat dapat hidup dalam harmoni, saling menghormati, dan menjalin hubungan yang baik antara sesama anggota masyarakat dan pemimpin desa.

Selain itu, etika sopan santun juga berdampak positif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu dalam masyarakat desa untuk menjunjung tinggi etika sopan santun sebagai prinsip hidup yang turun temurun.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *