Batam,15/06/2026 Tipikorinvestigasinews.id- Aksi unjuk rasa ratusan massa dari Pulau Kasu dan sejumlah wilayah lain yang mendatangi Kantor LSM LIRA Kepri di Ruko Bida Asri 2, Batam Center, Senin (15/6/2026), berakhir ricuh.
Massa datang untuk menyampaikan protes terkait pernyataan Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto, yang sebelumnya menyebut adanya dugaan proyek siluman di Pulau Kasu melalui akun TikTok miliknya.
Situasi memanas hingga terjadi aksi pelemparan batu ke arah kantor LSM LIRA Kepri yang mengakibatkan sejumlah kaca mengalami kerusakan. Massa juga terlihat mencabut spanduk dan memanjat area ruko.
Petugas kepolisian kemudian melakukan negosiasi hingga aksi berhasil dibubarkan. Setelah kejadian, kedua pihak memilih menempuh jalur hukum.
Sejumlah pihak melaporkan Yusril Koto ke Polresta Barelang terkait pernyataannya di media sosial. Sementara itu, Yusril Koto menyatakan pihaknya juga akan melaporkan dugaan perusakan Kantor LSM LIRA Kepri.
“Atas arahan Presiden LIRA Kepri, Jusuf Rizal, didampingi Wagub LSM LIRA Kepri Samsul Hidayat, kami akan membuat laporan resmi terkait perusakan kantor LSM LIRA Kepri,” ujar Yusril.
Kasus tersebut kini ditangani melalui proses hukum oleh pihak berwenang.
*Erwin







____________________________________________
