Soe NTT,tipikorinvestigasinews.id-Sabtu 17/01/2026,Progres Pembangunan Optimalisasi Lahan di Kecamatan Amanuban Selatan, oleh Bupati TTS mendapatkan kritikan pedas dari seorang Aktifis Pejuang Pubabu Besipae, Nikodemus Manao.
Dalam Pantauan Awak media ini, Niko menyebutkan bahwa pernyataan Bupati TTS di berbagai sumber media,yang mengklaim program pemerintah kabupaten dalam mengoptimalisasi lahan telah mencapai 85 %,itu adalah pernyataan manipulatif publik saja.
Menurut Niko,bahwa realita fakta di lapangan sangat tidak sesuai dengan apa yang menjadi pernyataan Bupati TTS ke berbagai sumber media yang mempublikasikannya.
Lanjut Niko,bahwa angka 85 persen itu hanyalah manipulasi administrasi saja; jelas Niko Manao,itu bukan realita yang sebenarnya.
Aktivis ini dengan tegas menduga bahwa Klaim 85% itu hanya laporan di atas kertas saja,dan kalau kita meninjau ke lapangan dan hasil yang akan di temukan sangat beda dan tidak mencapai dengan nilai persen yang ada.
Saya menilai bahwa hasil dari progres ini di perkirakan hanya 40% dan meningkat sedikit 60% saja,Dan ini sangat bertolak belakang dengan laporan yang di terima oleh Bupati ;tegas Niko

Sangat di sayangkan dalam memasuki musim tanam satu(MT1)petani sawah di Amanuban Selatan yakni Linamnutu, Pollo dan Bena tidak siap bekerja lantaran, proyek OPLA yang menjadi penghambat utama di musim tanam tahun ini
Karena proyek fisik saluran air yang belum siap untuk di pakai dan tumpukan material batu dan pasir di setiap lahan persawahan petani.
Sedikit ocehan dari Aktivis ini bahwa bagaimana petani mau bekerja pada lahan yang masih tertumpuk material peninggalan OPLA,dan Saluran yang tidak siap di pakai.
Sebagai bentuk pertanggung jawaban publik,Niko menantang Bupati untuk melakukan sidak (inspeksi mendadak)ke lokasi sawah,agar melihat langsung hasil dari progres yang laporannya 85% , seolah-olah hampir selesai,tegasNya.
Hingga berita ini di turunkan, publik sangat menantikan respon dari pemerintah Kabupaten,atas tudingan” laporan di atas kertas”.
Liputan khusus Tim Divisi intelijen tipikorinvestigasinews.id
NTT. Apolos Selan.







____________________________________________
