Kembayan Sanggau, tipikorinvestigasinews.id, Selasa,29/07/2025, Hendrikus di saat di wawancara oleh awak media Tipikor investigasi melalui via wa beliau selaku ketua pelaksana kegiatan pemetaan itu sudah 3 hari di lapangan untuk membuat titik koordinat lokasi-lokasi yang bersejarah yang berkaitan dengan kegiatan Aliansi masyarakat adat Nusantara(AMAN)
Daerah Sanggau memfasilitasi Pelatihan sekaligus Survei Lapangan, untuk memastikan keberadaan wilayah adat komunitas anggotanya dalam kegiatan Pemetaan Partisipatif Wilayah Adat di Ketemenggungan Kalimantat, Ketemenggungan Sikoyab dan Ketemenggungan Tanah Ilai.
Kegiatan ini dilakukan di 3 komunitas masyarakat adat yang sudah terdaftar resmi dalam Rapat Pengurus Besar AMAN ke XXVI pada tahun 2021 lalu.
Tujuan dari kegiatan ini disampaikan oleh Hendrikus Hendi Ketua Pelaksana Harian Daerah AMAN Sanggau adalah untuk mendokumentasikan wilayah adat bagi komunitas masyarakat adat anggotanya, agar dapat menjadi pegangan komunitas masyarakat adat dalam menjaga wilayah adatnya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan wilayah adat agar menjadi sebuah dokumen berupa Peta Wilayah Adat, agar komunitas masyarakat adat di tiga Komunitas Ketemenggungan ini dapat menjaga masing-masing wilayah adatnya” sampainya
“Peta ini juga sebagai bukti bahwa Masyarakat Adat di Ketemenggungan Kalimantat, Sikoyab dan Tanah Ilai benar-benar memiliki wilayah adatnya masing-masing” sambungnya.
Hendi melanjutkan “Peta ini juga sebagai salah satu dokument pendukung bagi Komunitas Masyarakat Adat untuk mendapatkan Pengakuan sebagai Masyarakat Adat dari Pemerintah” tegasnya singkat.
Kegiatan yang bertujuan juga untuk menjaga warisan leluhur dengan mendokumentasikan titik koordinat dari batas-batas wilayah adat, situs budaya berupa Pudagi, Roput.
Serta lokasi keramat lainnya ini dimulai dari bulan Juni lalu yang diawali dengan Sosialisasi di 3 Komunitas Masyarakat Adat yaitu Ketemenggung Tanah Ilai, Ketemenggungan Sikoyab dan Ketemenggungan Kalimantat.
Dalam kegiatan tahap kedua di bulan Juli ini, Pengurus Daerah AMAN Sanggau bersama Tim Penanggung Jawab Program bersama dengan Masyarakat Adat setempat melanjutkan dengan survei langsung untuk pengambilan titik batas serta titik lokasi keramat.
Melalui kegiatan ini juga sebagai kesempatan dari tim PD AMAN Sanggau untuk dapat berkunjung langsung kekomunitas masyarakat adat dengan berjumpa langsung dengan tokoh-tokoh masyarakat adat, untuk mendapatkan informasi wilayah adat serta situs-situs budaya warisan leluhur masyarakat adat setempat yang masih dapat terjaga.
Sumber berita : HendrikusHendi
Pewarta : F.Sopian







____________________________________________
