Bupati Kukar Cek Kondisi Jembatan Sebuntal, Perkuat Dukungan Pertanian Desa Semangko

Tenggarong, tipikorinvestigasinews.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menjaga infrastruktur dan mendukung sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Kecamatan Marang Kayu, Kamis (5/2/2026).

Didampingi Camat Marang Kayu Ambo Dalle, Bupati Aulia Rahman Basri meninjau langsung kondisi jembatan penghubung di Desa Sebuntal yang mengalami kerusakan akibat faktor usia dan intensitas penggunaan.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan jembatan sekaligus merumuskan langkah penanganan yang tepat agar tidak mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

Bupati Kukar menegaskan bahwa jembatan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah, khususnya antara Dusun Kutai Lama dengan dusun-dusun lain di Desa Sebuntal serta kawasan sekitarnya.

“Jembatan ini sangat vital. Jika sampai tidak bisa dilalui, tentu akan berdampak besar terhadap aktivitas warga, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun pelayanan masyarakat,” ujar Aulia Rahman Basri.

Ia memastikan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan segera melakukan intervensi agar akses transportasi masyarakat tetap terjaga dengan baik.

“Tadi sudah kami koordinasikan kemungkinan pemasangan jembatan Bailey sebagai solusi sementara. Apabila tidak memungkinkan, maka akan segera diambil langkah lanjutan agar tidak terjadi terputusnya akses antarwilayah,” jelasnya.

Usai meninjau infrastruktur, Bupati Kukar melanjutkan agenda dengan menyerahkan bantuan peralatan pertanian berupa alat panen padi (cultivator) kepada kelompok tani di Desa Semangko.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Menurut Aulia Rahman Basri, Desa Semangko memiliki potensi pertanian yang cukup besar dengan luas lahan sawah aktif mencapai sekitar 500 hektare.

“Satu unit alat panen ini dapat melayani sekitar 50 hektare setiap musim panen. Artinya, secara ideal desa ini membutuhkan sekitar 10 unit alat. Saat ini baru tersedia tiga unit, dan kami sudah berkoordinasi agar ke depan jumlahnya dapat ditambah,” ungkapnya.

Ia berharap penambahan alat pertanian tersebut dapat membantu petani menjaga kualitas hasil panen serta meningkatkan efisiensi dan pendapatan petani.

“Di Desa Semangko juga sudah ada persiapan mesin penggilingan padi. Dengan demikian, gabah yang dihasilkan dapat langsung diolah menjadi beras berkualitas premium. Ini tentu akan memberikan nilai tambah bagi petani,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam memastikan kelayakan infrastruktur maupun mendorong penguatan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian desa. Red

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *