INARAN – SAMBALIUNG,tipikorinvestigasinews.id– Camat sambaliung, Ahmad Juhri,S.ST.MPSSp bersama muspika kecamatan, AKP Amin Maulani, S,H., Kapten Arm Rudi Cahyono dan Palang Merah Indonesia (PMI) di dampingi kepala kampung inaran amirulla, meninjau lokasi banjir yang melanda di kampung inaran, kecamatan sambaliung, kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (28/3/2025).
Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi di hulu Kelay dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air.
Amirullah sebagai kepala kampung inaran mengungkapkan 600 orang, 200 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir, banjir ini sudah berlangsung selama tiga hari dan harapan Amirullah kepala kampung inaran kepada bupati Berau agar bisa memberikan bantuan kepada masyarakat kampung inaran’
Menindak lanjuti bencana ini, pihak kecamatan akan berkordinasi dengan dinas sosial, Bazarnas,BPBD dan berharap untuk bisa menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir apa yang di butuhkan.
“Kami memohon kepada semua pihak agar bisa dapat membantu kampung inaran dan kampung lainnya, ini urgent dan kami melihat langsung yang terkena dampak banjir, yang di pelukan mereka saat ini air minum, makan – makan yang bergizi dan obat obatan termasuk selimut dan lain lainnya,” kata camat sambaliung
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat hujan masih berpotensi terjadi dengan intensitas tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, agar tidak membuat bendungan serta mencabut aliran listrik jika air mulai masuk ke dalam rumah,” pesannya.
Tak hanya itu lipai Sebagai tokoh masyarakat juga berharap kepada perusahaan perusahaan batu bara PT Berau coal (BC) dan FAD, yang ada di lingkar kampung inaran agar bisa memberikan bantuan kepada masyarakat kampung inaran yang terkena dampak banji.
“Kami berharap Kepada PT Berau Coal dan FAD agar bisa memberikan bantuan kepada warga inaran yang terkena dampak banjir,” harapan.
Banjir yang melanda wilayah kecamatan sambaliung masih memiliki ketinggian air variasi, sampai dada orang tua. Pemerintah kecamatan sambaliung dan muspika terus memantau kondisi di lapangan dan berupaya memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. (Tim)






____________________________________________