Aceh Singkil | tipikorinvestigasinew.id ~ Momentum bersejarah menyelimuti Pondok Pesantren Darur Rasyid Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Pada Minggu (17/5/2026), pesantren tersebut sukses menggelar prosesi Pengukuhan Alumni Angkatan I Tahun 2026.
Acara sakral ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus teras Majelis Pimpinan Dayah Aceh Singkil (MAPIDAS), yang datang untuk memberikan dukungan moral sekaligus apresiasi atas lahirnya generasi lulusan perdana.
Pesan Sekretaris MAPIDAS: Jangan Cepat Puas, Terus Tuntut Ilmu
Sekretaris MAPIDAS, Tgk. Ibrahim, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pengukuhan alumni angkatan pertama ini. Ia mengingatkan para santri bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju perjuangan yang sesungguhnya.
“Selamat atas Pengukuhan Alumni Angkatan I 2026 Pondok Pesantren Darur Rasyid Silatong. Kami berharap para santri yang dikukuhkan hari ini menjadi generasi yang soleh dan solehah, serta mampu membawa manfaat besar bagi masyarakat luas di masa depan,” ujar Tgk. Ibrahim.
“Kepada anak-anakku, jangan pernah merasa puas dengan capaian di tingkat ini. Teruslah melangkah dan menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Perjalanan kalian masih panjang,” tegasnya menambahkan.
Pesantren Sebagai Benteng Generasi Muda dan Pusat Daya Saing
Sementara itu, Penasehat MAPIDAS, Abu Musa Irsyadul Fikri, S.Pd.I, memanfaatkan momentum ini untuk memberikan seruan penting kepada para orang tua dan wali santri. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menitipkan anak-anak mereka di lembaga pendidikan dayah atau pesantren.
Menurut Abu Musa, pesantren memiliki keunggulan sistem pendidikan yang terintegrasi (komprehensif), yang mencakup:
Penanaman Akidah dan Syariat: Santri dididik secara disiplin untuk menjalankan kewajiban sebagai Muslim, terutama mendirikan shalat lima waktu.
Karakter dan Akhlakul Karimah: Pesantren membentengi generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan hal-hal yang dilarang agama.
Integrasi Kurikulum Modern: Selain ilmu agama, pesantren saat ini juga membekali santri dengan pendidikan umum dan keterampilan mutakhir agar mereka memiliki daya saing tinggi di era global.
Kehangatan Jamuan Pimpinan Pesantren
Sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya pengukuhan perdana ini, seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat.
Suasana kebersamaan semakin terasa hangat saat Pimpinan Pondok Pesantren Darur Rasyid Silatong, Dr. Andika Novriandi Cibro, M.Ag., secara langsung menjamu para pengurus MAPIDAS, wali santri, dan tamu undangan dalam acara makan bersama. Jamuan ini menjadi simbol rasa terima kasih dan sinergi yang kuat antara pihak pesantren, ulama, dan masyarakat demi kemajuan pendidikan Islam di Aceh Singkil.{*}
Laporan : Khalikul Sakda.







____________________________________________