SUMBA BARAT DAYA-Tipikorinvestigasinews.id-Adanya warga yang protes karena nama mereka tidak lagi terdata menjadi nama penerima manfaat, pada Senin, 20 Januari 2025 Media Tipikor Investigasi News.Id menyambangi Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya, Bapak FX. Dangga Dede yang ditemui Awak Media Tipikor Investigasi News.Id di ruang kerjanya Pukul 14.47 WITA, menjelaskan bahwa ada beberapa hal sehingga beberapa penerima manfaat tidak lagi menerima bantuan.

Selain karena ganda nomor induk kependudukan ( NIK ), berstatus sebagai ASN, bekerja sebagai TNI/POLRI, bekerja sebagai aparat dan perangkat desa, sudah terdaftar sebagai tenaga kontrak daerah.
Tetapi juga memiliki penghasilan diatas standar kemiskinan, rumah tangga memiliki daya listrik 2.200 watt, tidak berdomisili di wilayah yang ditentukan, dan memiliki aset yang berlebihan termasuk tanah, bangunan, dan kendaraan.
Bapak FX mengutarakan bahwa tidak berniat dan bahkan tidak mempunyai wewenang untuk menghapus nama penerima manfaat sebab Dinas Sosial bertugas mengusulkan data ke Kementerian Sosial.
Kami merasa bersyukur jika nama – nama KPM yang diusulkan semuanya berhasil mendapatkan bantuan. Kami juga tidak tega kalau mereka tidak mendapatkan bantuan. Ucap, Pak FX.
Menurut Ibu Bernadeta Dambung, SP bagian teknis menyampaikan beberapa kendala sehingga terjadinya beberapa KPM kemungkinan tidak mendapatkan bantuan sosial. Hal ini karena adanya ketidaksesuaian antara data masyarakat dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan data dari Dinas Pendidikan.
Terkait adanya masyarakat yang belum terdata dalam daftar pengusulan KPM, Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya telah memanggil dan melatih aparat dan perangkat desa di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Namun setelah itu menurut Ibu Bernadeta, hasil pencapaian di lapangan belum begitu maksimal. Sehingga dibutuhkan kerja sama antara para kepala desa bersama aparat dan perangkat, para pendamping desa dan masyarakat sehingga bisa mengoptimalkan data – data masyarakat sesuai dengan sistem yang berlaku.
Anselmus Rendi Kaka salah satu kepala keluarga yang belum mendapatkan bantuan sosial manapun yang sedang datang ke Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya untuk menanyakan sebab ia tidak mendapatkan bantuan.
Akan tetapi setelah Kartu Keluarganya ( KK ) dilihat oleh Ibu Bernadeta, data tidak ditemukan, NIK tidak terdapat di database Kependudukan. Ini merupakan salah satu kendala sehingga data masyarakat tidak bisa diusulkan ke Kementerian Sosial, karena ditolak secara sistem. Tutur, Ibu Bernadeta.
Liputan : John Mone






____________________________________________