Dorong Reformasi Pendidikan, Dr. Iswadi Usulkan Keppres untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026

Jakarta : tipikorinvestigasinews.id –  Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dr. Iswadi, M.Pd kembali menyampaikan pemikiran strategis guna mendorong reformasi pendidikan nasional. Dalam pernyataannya, ia mengusulkan agar pemerintah segera menetapkan kebijakan hak imunitas guru serta kenaikan gaji guru melalui Keputusan Presiden (Keppres) sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurut Dr. Iswadi, posisi guru sebagai ujung tombak pendidikan belum sepenuhnya mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak. Ia menilai bahwa masih banyak guru yang menghadapi tekanan dalam menjalankan tugasnya, baik dari segi ekonomi maupun dari aspek hukum. Kondisi ini, jika tidak segera diatasi, berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Hardiknas 2026 harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung. Guru membutuhkan perlindungan hukum yang jelas serta penghasilan yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal,ujar Dr. Iswadi.

Usulan mengenai hak imunitas guru kembali menjadi sorotan utama. Dalam pandangan Dr. Iswadi, guru sering kali berada dalam posisi rentan ketika menjalankan fungsi pendidikan, terutama dalam hal penegakan disiplin dan pembinaan karakter siswa. Tidak sedikit kasus yang menunjukkan bahwa tindakan edukatif guru justru berujung pada persoalan hukum.

Ia menegaskan bahwa hak imunitas yang diusulkan bukanlah bentuk kekebalan mutlak, melainkan perlindungan yang bersifat profesional dan proporsional. Guru tetap harus bekerja sesuai dengan kode etik dan standar pendidikan yang berlaku. Namun, ketika tindakan yang dilakukan berada dalam kerangka tugas profesional, maka negara harus hadir memberikan perlindungan.

Tanpa perlindungan yang memadai, guru akan cenderung bersikap pasif dan menghindari pendekatan yang tegas dalam mendidik. Ini tentu berdampak pada pembentukan karakter siswa, tambahnya.

Selain aspek perlindungan, Dr. Iswadi juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru. Ia mengusulkan agar pemerintah menetapkan kebijakan kenaikan gaji guru secara nasional melalui Keppres. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan kesejahteraan antar daerah sekaligus memberikan kepastian bagi para tenaga pendidik.

Kesejahteraan yang memadai, menurutnya, akan berdampak signifikan terhadap motivasi dan kinerja guru. Guru yang tidak terbebani oleh persoalan ekonomi akan lebih fokus dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan berkualitas. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan dapat tercapai secara lebih merata.

Dr. Iswadi juga menekankan bahwa kebijakan ini harus disusun dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk organisasi profesi guru, lembaga pendidikan, serta para ahli di bidang pendidikan. Pendekatan partisipatif dinilai penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam konteks global, ia menambahkan bahwa negara-negara dengan sistem pendidikan maju umumnya memberikan perhatian besar terhadap perlindungan dan kesejahteraan guru. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Indonesia, yang tengah menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, perlu menempatkan guru sebagai prioritas utama dalam kebijakan pembangunan. Tanpa dukungan yang memadai bagi guru, sulit untuk mencapai target pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Dr. Iswadi mengajak pemerintah untuk tidak menunda realisasi kebijakan tersebut. Ia menilai bahwa kebutuhan akan perlindungan dan kesejahteraan guru sudah sangat mendesak dan memerlukan tindakan segera. Penetapan melalui Keppres dianggap sebagai langkah strategis untuk mempercepat implementasi kebijakan secara nasional.

Ini bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata. Negara harus hadir memberikan jaminan kepada guru sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tegasnya.

Menutup pernyataannya, Dr. Iswadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan peran guru. Ia berharap Hardiknas 2026 dapat menjadi titik awal lahirnya kebijakan progresif yang berpihak kepada guru dan masa depan generasi bangsa.

Tentang Dr. Iswadi, M.Pd
Dr. Iswadi merupakan akademisi dan pemerhati pendidikan yang aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam pengembangan kebijakan pendidikan nasional. Ia dikenal konsisten menyuarakan pentingnya peningkatan kualitas guru, reformasi sistem pendidikan, serta inovasi dalam proses pembelajaran.

Abdi S

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *