Aceh Singkil, Liputankpkcom ~ Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) YASHAFA menunjukkan komitmen nyata terhadap lingkungan dan inovasi melalui kegiatan pembuatan sabun Eco-Enzyme. Sebanyak 40 mahasiswa/i dari program studi Agroteknologi dan Agribisnis turut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan atas inisiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil pada Kamis, 10 Juli 2025.
Kegiatan edukatif dan aplikatif ini dipusatkan di kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil. Rafi Pratama, ketua kontingen mahasiswa, menjelaskan bahwa partisipasi aktif ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengelola limbah organik menjadi produk bernilai tambah. “Kami dilibatkan sebanyak 40 orang mahasiswa, dengan Kak Fatimah sebagai pengawas kami. Saya sendiri, Rafi Pratama, bertindak sebagai ketua kontingen,” ujar Rafi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil, Bapak Ali Hasmi SE. M. Si., menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme serta partisipasi mahasiswa/i STIP YASHAFA. “Kami sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa/i STIP YASHAFA yang telah bersedia terlibat dalam kegiatan pembuatan sabun Eco-Enzyme ini. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan kreativitas di kalangan generasi muda,” tutur Bapak Ali Hasmi.
Program pembuatan sabun Eco-Enzyme ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk ramah lingkungan, tetapi juga sebagai platform edukasi bagi mahasiswa mengenai prinsip-prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan limbah. Dengan pendampingan dari dosen dan pengawas, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk menciptakan solusi praktis bagi permasalahan lingkungan.[]
[Khalikul Sakda]







____________________________________________