Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ Isu penutupan kantor Desa Pemuka yang sempat beredar di masyarakat pada Rabu, 10 Desember 2025, akhirnya diklarifikasi oleh Kepala Desa Yusbardin Bancin, melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Pemuka, Jaminuddin. Dengan tegas, Jaminuddin membantah kabar tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan prima kepada warganya.

Menurut Jaminuddin, pada hari yang disebutkan, kantor Desa Pemuka tetap beroperasi dengan adanya petugas piket. “Setelah saya telepon perangkat desa yang jadwal piketnya hari itu, Bapak Asnin, Bendahara Desa Pemuka, menyebutkan bahwa ia ada masuk kantor hari itu juga,” terang Sekdes Pemuka.
Penyebab kesalahpahaman ini ternyata terletak pada kondisi darurat yang dialami oleh petugas piket. Jaminuddin menjelaskan, “Memang, secara kebetulan Asnin pulang lebih awal, sebab ada urusan mendadak, setelah itu ia antar kunci ke Petugas Jaga Kantor, lalu Petugas Jaga Kantor mengunci pintu karena alasan ada aset kantor di dalam ruangan.” Urusan mendadak tersebut diketahui terkait dengan penanganan pasca-banjir di kediaman keluarga Bapak Asnin.
Komitmen Pelayanan Maksimal Tanpa Batas Waktu
Sekdes Jaminuddin dengan lugas menyatakan bahwa pelayanan kantor Desa Pemuka dirancang untuk selalu siaga, bahkan 24 jam sehari. “Pelayanan sifatnya 24 jam, kami siap melayani masyarakat. Baik urusan surat menyurat atau laporan lainnya selagi memang diperlukan oleh masyarakat, apalagi sifatnya mendesak,” tegasnya.
Untuk memastikan aksesibilitas pelayanan, pemerintah desa juga telah menyediakan nomor kontak perangkat desa yang terpampang jelas di jadwal piket. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika perangkat desa sedang tidak berada di kantor, seperti saat makan siang atau keperluan dinas lainnya, sehingga masyarakat tetap dapat menghubungi mereka.
Evaluasi Diri dan Harapan Kritik Membangun
Menyikapi beredarnya informasi tersebut, Jaminuddin secara rendah hati mengakui bahwa setiap manusia memiliki kekurangan. “Namun, terlepas dari itu semua, kami menyadari kelemahan kami sebagai manusia ciptaan Allah, yang memiliki kekurangan dan kelemahan,” ujarnya. Ia menjadikan pemberitaan sebelumnya sebagai bahan evaluasi penting untuk terus menata pemerintahan Desa Pemuka agar menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.
Lebih lanjut, Sekdes Pemuka juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Pemuka untuk tidak ragu memberikan kritik dan saran. “Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, bukan berdasarkan kebencian, demi kemajuan bersama,” pungkas Jaminuddin, menunjukkan keterbukaan pemerintah desa terhadap masukan dari warganya.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat Desa Pemuka dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tetap percaya pada komitmen pelayanan yang diberikan oleh pemerintah desanya.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
