Tipikorinvestigasinews.id Lampung Utara – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara M.Yusrizal ST., bersama Ketua Komisi ll Rammat Fadli, Anggota DPRD Heri yanto dan Neti Hastuti, kunjungan ke beberapa pangkalan gas resmi di Bukit kemuning Kabupaten Lampung Utara terkait dengan adanya dugaan kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kg yang terjadi sejak awal puasa Ramadhan 1446 Hijriah.Senin 24 Maret 2025.
Monitor pada kesempatan kunjungan disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara M.Yusrizal ST.,saat dikonfirmasi awak media ini bahwa pihaknya turut serta mendukung langkah pemerintah dalam mengatur distribusi LPG 3 kg untuk lebih mudah diakses warga masyarakat,
“tapi tentu saja pengawasan tetap diperlukan agar harga di tingkat pengecer tidak jauh berbeda dari harga yang ditetapkan pemerintah, pihak Kita banyak menerima keluh kesah dari masyarakat setempat dengan adanya kelangkaan dan kalaupun pun ada dijual jauh di atas HET yaitu rp.20.ribu.”jelasnya.

“Kedatangan bersama Tim yang sebelumnya juga telah berkunjung ke beberapa agen dan pangkalan resmi yang ada di beberapa Wilayah dan Kecamatan di Kabupaten Lampung Utara adalah salah satu langkah upaya nyata yang dilakukan menyikapi hal terkait kelangkaan serta tingginya harga tukar elpiji subsidi 3 kg yang terjadi khususnya di wilayah kabupaten Lampung Utara dengan turun langsung meminta beberapa informasi dan keterangan yang dibutuhkan kepada agen pangkalan resmi juga pangkalan-pangkalan resmi yang ada.”ungkapnya.
Mengutip disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara M.Yusrizal ST.,
“Idealnya menurut Kita setiap desa harus ada pangkalan,pendistribusiannya bisa merata,concoh kecamatan Tanjung raja ada 19 desa ada 5 pangkalan mengcover seluruh desa Tanjung raja,terlebih lagi kelurahan Bukit kemuning ini padat 16 ribu penduduknya,oleh karnanya kita akan rurut masalah ini kalau memang kuotanya kurang kita akan berdiskusi dan bermusyawarah dengan pihak Pertamina,yang pasti kawan-kawan pangkalan kawan-kawan agen bisa berjalan lancar sesuai dengan aturan dan masyarakat juga tidak terbebani dengan harga eceran yang tinggi,kelangkaan ini juga akan ada solusi”terangnya.
“Dari hasil diperoleh turun langsung ini kemudian akan dimusyawarahkan dengan duduk bersama mengundang pihak-pihak terkait, sehingga dengan harapan besar hasil hearing nantinya akan menemukan hasil untuk dapat mengatasi problem yang kerap terjadi terkait kelangkaan gas subsidi 3 kg, dan yang pastinya dari hasil kroscek turun langsung kelapangan ini pihak kita juga akan berkirim surat langsung ke PT Pertamina.” Pungkas Ketua DPRD M.Yusrizal ST.
(Andri Kabiro)







____________________________________________