Kota-Langsa tipikorinvestigasinews.id 28/9/2025 Terkait masalah Penghentian mobil berplat BL oleh Gubenur Sumatra Utara Bobby Nasution, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Suara Independen Jurnalis Indonesia (DPW SIJI) Aceh, Muhammad.Ali C,JB merasa berang atas tindakan Gubsu yang di sinyalir anti Aceh. Ahad 28 September 2025.
Tn Ali (nama sebutan untuk ketua DPW SIJI Aceh) menyatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan tindakan Bobby yang menyuruh mobil yang berplat BL supaya di ganti dengan plat BK.
Tindakan ini telah menyakiti hati masyarakat Aceh khususnya yang mempunyai kendaraan yang rata-rata berplat BL karna kendaraan plat BL milik Aceh dan pajaknya di bayar di Aceh tetapi berlakunya tetap Nasional, karna STNK yang di keluarkan oleh Samsat Polda Aceh adalah Nasional, jadi bisa jalan ke seluruh Indonesia.
Apakah si Bobby itu anti Aceh atau sengaja mencari gara-gara dengan orang Aceh?
Setelah beberapa bulan yang lalu mencoba merampas empat pulau milik Aceh, sekarang mempermasalahkan plat kendaraan milik orang Aceh yang beroprasi di Sumut.
Mungkin tahun depan Bobby ingin warga Aceh yang datang ke Sumut harus menggunakan paspor? Canda ketua Siji Aceh tersebut.
Jangan memancing di air keruh pak Bobby, papar Tn Ali dengan nada kesal. Kalau mau mancing ayok kita ke laut, kami siap melayani anda, cetus ketua Siji Aceh tersebut dengan senyum pesimisnya.
Tn Ali meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberi peringatan keras terhadap Gubsu, Bobby Nasution agar dapat menjaga keharmonisan antar wilayah, supaya tidak ada gesekan yang lebih tajam antara warga Sumut dan Aceh.
Berbagai kecaman dan protes bermunculan setelah beredar berita Gubenur Sumut menyuruh menggati plat kedaraan milik orang Aceh dari BL ke BK. Gelombang protes tersebut sapai ke Anggota DPR RI asal Aceh M.Nasir Djamil dari PKS, Jamaluddin Idham Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP dan anggota DPD asal Aceh H.Sudirman S.Sos (Haji Uma)
Nasir Djamil meminta agar kebijakan Gubsu tersebut segera di cabut. Apa bila tidak di cabut maka anggota DPR RI tersebut meminta agar Bobby di tangkap, karna kebijakanya di nilai diskriminatif terhadap penggunajalan Negara.
Jamaluddin Idham mengecam tindakan Gubsu yang menggelar razia plat kendaraan (BL) dari Aceh. Ia menilai kebijakan Bobby sangatlah keliru karna akan menimbulkan konflik antar wilayah.
Sementara Haji Uma mengatakan, kebijakan Bobby terkesan emosional dan tendensius. Plat BL asal Aceh berjak melintas di jalan Negara di seluruh Indonesia, karna ada aturan yang mengatur hal tersebut yaitu UU No: 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan.##
(Team)







____________________________________________