Makassar, Tipikorinvestigas news.id – Sejumlah konsumen mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Makassar segera turun tangan menyelidiki dugaan peredaran kopi kedaluwarsa merek Sejati Nusantara. Produk tersebut diduga kuat telah beredar luas di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Konawe, Toraja, dan sekitarnya.
Distributor kopi berinisial MZ, yang disebut-sebut sebagai pelaku utama dalam distribusi tersebut, kini muncul dengan strategi baru. Ia mengganti produknya dengan merek baru asal Turki, bernama One More, yang diduga dimanfaatkan untuk menghapus jejak distribusi kopi herbal bermasalah sebelumnya, termasuk produk Spayers yang juga menuai kontroversi.

“Kami khawatir ini hanya strategi pengalihan isu. Produk lama belum ada kejelasan soal tanggung jawab hukum, tiba-tiba muncul produk baru dengan menggandeng lembaga untuk pameran,” kata salah satu konsumen asal Konawe saat kami konfirmasi melalui via WhatsApp Rabu/09/juli/2023
Konsumen juga meminta agar BPOM tidak hanya fokus pada pameran dan penampilan luar, tetapi benar-benar melakukan investigasi menyeluruh terhadap isi dan izin edar produk yang baru diedarkan oleh MZ.

Hingga berita ini diterbitkan, BPOM Kota Makassar belum memberikan keterangan resmi. Team redaksi masih mencoba menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan lebih lanjut.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar Ansar.







____________________________________________