Massa Demo Desak Wali Kota Palembang Untuk Melakukan Evaluasi Terhadap Jajaran Bapenda Palembang

T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INVESTIGASI NASIONAL • KORUPSI • KOLUSI • NEPOTISME • Menyajikan • INFORMASI LINTAS NASIONAL • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT KASUS • HUKUM •KRIMINAL • NARKOBA • SOSIAL •. MASYARAKAT • BUDAYA • PENDIDIKAN • POLITIK • LINTAS PERISTIWA
───────────────────────────────────

Palembang Sumsel tipikorinvestigasinews.id Puluhan massa yang tergabung dalam Organisasi Lembaga Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dan Pemerhati Situasi Terkini (PST) menggelar Aksi Demonstrasi damai, Kamis Selasa 10/12026

Dalam aksinya, mereka mendesak Wali Kota Palembang agar segera melakukan evaluasi total terhadap jajaran pejabat tinggi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang yang dinilai gagal mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Aksi ini dipicu oleh capaian PAD Kota Palembang tahun anggaran 2025 yang hanya mencapai sekitar 85 persen dari target sebesar Rp1,8 triliun. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata gagalnya kinerja Bapenda dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

Bacaan Lainnya

Massa menilai rendahnya realisasi PAD bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola kebijakan serta buruknya kinerja pejabat Bapenda dalam menjalankan tugas pengelolaan, pemungutan, dan pengawasan pajak serta retribusi daerah.

Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap perlambatan pembangunan dan menurunnya kesejahteraan masyarakat Palembang.

“PAD adalah jantung pembangunan daerah. Jika pengelolaannya gagal, maka pembangunan ikut lumpuh dan rakyat yang menanggung akibatnya,” tegas salah satu orator dalam aksi tersebut.

SIRA dan PST menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus peringatan keras kepada Pemerintah Kota Palembang agar tidak main-main dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurut mereka, kegagalan mencapai target PAD tidak boleh dibiarkan tanpa evaluasi dan sanksi tegas.

Dalam rangka mendukung kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang (RDPS) guna mewujudkan visi Palembang beRDjaya dan Palembang Sejahtera, massa aksi menyampaikan tiga tuntutan utama.

Pertama, mendesak Wali Kota Palembang melakukan perombakan dan mengganti Kepala Badan Kabid PBB BPHTB,Kabid PAD,Kabid PDL dan seluruh Kepala UPTD Bapenda yang ada di 18 Kecamatan lebih mumpuni berkompeten dan profesional.agar PAD Kota Palembang Tahun Anggaran 2026 yang naik menjadi 1,96 T dapat tercapai secara maksimal. Palembang yang dinilai gagal memaksimalkan capaian PAD sebagai sumber vital pembangunan daerah.
meminta dilakukan perombakan menyeluruh dengan mengganti Kepala Badan, Kepala Bidang PBB dan BPHTB, Kepala Bidang P4D, Kepala Bidang PDL, serta seluruh UPTD Bapenda Kota Palembang dengan pejabat yang dinilai lebih kompeten dan profesional.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan secara resmi oleh Koordinator Aksi “Rahmat Sandi Iqbal Hidayat, SH., didampingi Koordinator Lapangan Rahmat Hidayat SE.

Massa aksi berharap tuntutan tersebut tidak hanya menjadi catatan seremonial, melainkan benar-benar ditindaklanjuti demi perbaikan tata kelola keuangan daerah dan percepatan pembangunan Kota Palembang yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat. Massa aksi disambut oleh Pol PP Rudi dg mengatakan akan kami sampaikan kepada Pimpinan.
Fajarudin

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________ banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *